Nahdliyyin dan OTT KPK

Diterpa Isu OTT dan Aliran Dana Muktamar NU, Gus Hans Kasihan pada Nusron Wahid: Usut Tuntas!

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gus Hans, ist
Gus Hans, ist

Diterpa Isu OTT dan Aliran Dana Muktamar NU, Gus Hans Kasihan pada Nusron Wahid: Usut Tuntas!

XIamen Fujian China, KlikJOMBANG — Nama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mendadak menjadi pusat perbincangan hangat publik di tengah riuhnya dinamika politik nasional.

Politisi yang memiliki rekam jejak panjang dari organisasi kepemudaan Gerakan Pemuda Ansor hingga kursi parlemen tersebut kini diterpa isu tak sedap yang menyita perhatian masyarakat.

Sorotan publik ini memantik keprihatinan dari salah satu tokoh Nahdliyin, HM. Zahrul Azhar As'ad atau yang akrab disapa Gus Hans.

Gus Hans mengaku dibuat terkejut saat pertama kali mendengar kabar mengenai dinamika politik yang menyeret nama Nusron Wahid dari tanah air.

Saat rumor tersebut berembus kencang, Gus Hans mengungkapkan bahwa dirinya sedang berada jauh di Xiamen, Provinsi Fujian, Tiongkok.

Jarak ribuan kilometer antara Beijing dan Jakarta rupanya tak mampu membendung riuhnya notifikasi pemberitaan isu "gempa politik" dari dalam negeri.

Pemberitaan yang mengular di media massa menyebutkan sang menteri masuk dalam radar penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Isu liar tersebut mengaitkan Nusron dengan dugaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Bogor senilai Rp106,3 miliar.

Menanggapi kabar tersebut, Gus Hans secara tegas meminta aparat penegak hukum yang terhormat untuk mengusut tuntas perkara ini hingga ke akar-akarnya.

Ia menilai, jika perkara ini dibiarkan menggantung tanpa transparansi total, nama baik Nusron Wahid akan selamanya tersandera oleh peradilan opini publik.

Dinamika kian memanas setelah muncul spekulasi yang menuding aliran dana fantastis itu digunakan untuk "menyuntik" suara Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU).

Dana tersebut diisukan mengalir ke para ketua daerah demi memengaruhi perebutan suara Rais Aam pada gelaran Muktamar ke-35 NU di Jombang.

Gus Hans menilai skenario yang mengaitkan urusan makelar tanah dengan operasi senyap pemilihan Rais Aam merupakan lompatan logika yang sangat dipaksakan.

Meski demikian, demi terangnya panggung keadilan, ia menyarankan aparat penegak hukum tak ragu memanggil para Ketua PCNU maupun Rais Syuriyah yang terindikasi.

Langkah hukum yang agresif dan transparan dianggap sebagai satu-satunya cara legal untuk membuktikan secara hitam di atas putih siapa yang sebenarnya bersalah.

Di sisi lain, Gus Hans juga meluruskan kekeliruan sejarah masyarakat awam yang kerap menganggap Nusron Wahid sebagai bagian dari trah darah biru Tebuireng.

Pria asli Kudus tersebut ditegaskan tidak memiliki hubungan darah sama sekali dengan KH. Wahid Hasyim, Gus Dur, maupun KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah).

Ia menyebut kekeliruan publik yang terlanjur dipelihara tersebut kini justru membawa apes karena nama besar Tebuireng ikut terseret ke dalam pusaran isu korupsi.

Mengakhiri pandangannya, Gus Hans berharap pembuktian hukum segera memperjelas apakah tuduhan ini sekadar isapan jempol para penggosip atau memang memiliki fakta hukum yang sah.

Berita Terbaru

DUA TAHUN PRABOWO–GIBRAN: MEMBANGUN KEMANDIRIAN BANGSA, MEMPERKUAT KESEJAHTERAAN RAKYAT

DUA TAHUN PRABOWO–GIBRAN: MEMBANGUN KEMANDIRIAN BANGSA, MEMPERKUAT KESEJAHTERAAN RAKYAT

Sabtu, 17 Okt 2026 08:43 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 08:43 WIB

Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2026…

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Barikade Gus Dur Jombang Apresiasi Penguatan Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Barikade Gus Dur Jombang Apresiasi Penguatan Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Sabtu, 17 Okt 2026 08:37 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 08:37 WIB

Momentum ini dinilai menjadi tolok ukur utama sejauh mana kebijakan pemerintah benar-benar menghadirkan dampak nyata…

Empat Korban Tewas Karhutla Bromo, DPR Minta Evaluasi Total Prosedur Keselamatan

Empat Korban Tewas Karhutla Bromo, DPR Minta Evaluasi Total Prosedur Keselamatan

Sabtu, 17 Okt 2026 05:01 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 05:01 WIB

Peristiwa memilukan yang merenggut nyawa para pejuang kemanusiaan tersebut mendapat perhatian serius dari Anggota DPR RI, Dini Rahmania.…

Di UB Malang, DPD RI Ning Lia Paparkan Filosofi SUPERRR untuk Kepemimpinan Mahasiswa

Di UB Malang, DPD RI Ning Lia Paparkan Filosofi SUPERRR untuk Kepemimpinan Mahasiswa

Jumat, 16 Okt 2026 22:00 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 22:00 WIB

Dalam kesempatan tersebut, Ning Lia menyampaikan materi Capacity Building: Public & Self Management dengan memperkenalkan filosofi SUPERRR…

Lebih Dekat dengan DPD RI, Ning Lia Ajak Mahasiswa Unair Jaga Keberlangsungan Demokrasi

Lebih Dekat dengan DPD RI, Ning Lia Ajak Mahasiswa Unair Jaga Keberlangsungan Demokrasi

Jumat, 16 Okt 2026 21:53 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 21:53 WIB

Ning Lia mengajak para mahasiswa untuk memahami pentingnya keterlibatan aktif generasi muda dalam dinamika politik serta pembangunan bangsa.…

Spageti Hitam Chef Anton, Menu Halloween The Alana Hotel Surabaya

Spageti Hitam Chef Anton, Menu Halloween The Alana Hotel Surabaya

Jumat, 16 Okt 2026 21:24 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 21:24 WIB

The Alana Hotel Surabaya menghadirkan spageti hitam berbumbu tinta cumi kreasi Chef Anton untuk Halloween, dengan harga Rp80.000 per porsi.…