Kaji Reza, Komandan Banser Jatim yang Responsif Wadul Warga Sidoarjo Lewat TikTok
SIDOARJO, KLIKJOMBANG - Nama Rizza Ali Faizin kini kian santer diperbincangkan sebagai salah satu figur muda paling berpengaruh di Jawa Timur. Pria bertubuh tinggi tegap yang akrab disapa Kaji Reza ini sukses menarik perhatian publik lewat kiprah ganda yang ia jalankan secara beriringan.
Di lingkungan organisasi kemasyarakatan, Kaji Reza mengemban amanah krusial sebagai Kepala Satuan Koordinator Wilayah (Kasat Korwil) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jawa Timur. Jabatan ini menempatkannya sebagai pengomando ribuan personel Banser di wilayah Jawa Timur.
Tak berhenti di panggung keorganisasian, Kaji Reza juga mengabdi di ranah politik praktis sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo.
Dua peran strategis tersebut ia jalankan dengan konsistensi tinggi, hingga menghantarkannya dinobatkan sebagai salah satu dari 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 oleh Forum Komunikasi Jurnalis Nahdliyin (FJN).
Pencapaian gemilang yang diraih Kaji Reza hari ini sejatinya lahir dari proses panjang dan tidak didapatkan secara instan. Ia meniti karier kepemimpinannya benar-benar dari tingkatan paling bawah di tubuh organisasi Nahdlatul Ulama (NU).
Pria yang saat ini dipercaya menjabat sebagai Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo tersebut menggembleng mental kepemimpinannya sejak masa remaja melalui Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU).
Perjalanan panjang Kaji Reza yang merangkak dari wadah pelajar NU itu mendapat apresiasi tinggi dari para jurnalis Nahdliyin. Ia dinilai sebagai produk asli dari keberhasilan sistem kaderisasi NU.
Ketua Umum FJN, Muhamad Didi Rosadi, secara khusus menyoroti integritas dan konsistensi Kaji Reza dalam berproses di organisasi.
"Kaji Reza ini adalah asli 100 persen kader muda NU. Ia berproses mulai dari IPNU, organisasi pelajar NU. Sosoknya sangat layak menjadi teladan bagi generasi muda NU," tegas Didi Rosadi saat memberikan keterangannya di Surabaya kepada klikjombang.com, Senin (2/11/2026).
Proses penganugerahan penghargaan yang diterima Kaji Reza di kantor DPC PKB Sidoarjo pun menyimpan cerita menarik tersendiri bagi sang tokoh.
Kaji Reza mengaku sempat terkejut saat menerima trofi penganugerahan dari tim FJN, lantaran sebelumnya sama sekali tidak ada komunikasi pra-acara maupun pemberitahuan dari panitia.
Ia baru menyadari namanya masuk dalam deretan tokoh inspiratif setelah membaca rilis berita di berbagai media massa yang tayang tepat pada peringatan Hari Santri Nasional.
"Saya berterima kasih atas apresiasi ini. Menurut saya penghargaan ini proses dan penetapannya sangat profesional. Tidak ada komunikasi dengan calon penerima dan parameternya jelas," kata Kaji Reza mengungkapkan rasa syukurnya.
Bagi pimpinan tertinggi Banser Jatim ini, penghargaan tersebut tidak menjadikannya jumawa, melainkan menjadi penambah energi untuk bekerja lebih optimal.
Ia menjadikan apresiasi tersebut sebagai cambuk motivasi dalam memperjuangkan aspirasi rakyat Sidoarjo sekaligus membesarkan organisasi Banser di Jawa Timur.
Gaya kepemimpinan Kaji Reza yang luwes dan merakyat terlihat nyata dari kesehariannya. Saat menyambut kedatangan tim FJN, ia tampak sibuk melayani dan menyapa langsung warga yang datang menyampaikan aduan ke kantor DPC PKB Sidoarjo.
Sebagai Ketua DPC PKB Sidoarjo, Kaji Reza merancang program khusus bernama 'Hari Fraksi' yang digelar setiap hari Jumat untuk menyerap aspirasi warga secara langsung.
"Di hari Jumat kami khusus menerima aspirasi masyarakat. Tak hanya tatap muka, warga juga bisa wadul lewat TikTok. Pengaduan offline dan online kami layani sebagai wujud kerja politik kami," pungkas Kaji Reza.
Editor : Redaksi