Intip Dapur AWS hingga BCA, 32 Mahasiswa STTS Surabaya Studi Lapangan 9 Hari di Jakarta
JAKARTA, KlikJOMBANG — Komunitas mahasiswa Google Developer Groups on Campus (GDGoC) Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (STTS) sukses menggelar program Company Visit di Jakarta.
Kegiatan studi lapangan yang berlangsung selama sembilan hari, sejak Sabtu (29/8/2026) hingga Minggu (6/9/2026) ini, bertujuan mendekatkan dunia akademik dengan realitas industri.
Sebanyak 32 mahasiswa dari lintas program studi terlibat aktif dalam mengeksplorasi ekosistem teknologi dan bisnis di ibu kota.
Para peserta tersebut merupakan mahasiswa terpilih dari jurusan Teknik Informatika, Sistem Informasi Bisnis (SIB), dan Desain Komunikasi Visual (DKV).
Selama agenda berlangsung, rombongan menyambangi enam perusahaan terkemuka dari sektor teknologi, perbankan, hingga manufaktur.
Daftar perusahaan yang dikunjungi meliputi BCA Foresta, NBS DEV, CIMB Niaga, GDP Labs, HM Sampoerna, hingga kantor AWS Jakarta.
Tak hanya menyambangi korporasi besar, peserta juga mendapat kesempatan khusus untuk menghadiri acara Jax Community Day Series di Google Office Jakarta.
Program ini didampingi langsung oleh Pembina GDGoC Ong Hansel Santoso, S.Si., M.Kom. dan Advisor GDGoC Prof. Dr. Ir. Esther Irawati Setiawan, S.Kom., M.Kom.
Dua dosen pendamping lainnya, Ir. Iwan Chandra, S.Kom., M.Kom. dan Dr. Ir. Joan Santoso, S.Kom., M.Kom., juga turut mengawal seluruh rangkaian kegiatan.
Ketua Company Visit Jakarta 2026, Jesselyn Christie Santoso, mengutarakan bahwa kunjungan ini membuka wawasan praktis yang tidak didapatkan di ruang kuliah.
"Melalui kunjungan ini, kami mendapatkan banyak wawasan industri nyata. Semoga kegiatan ini membuka peluang karier baru dan terus berlanjut ke depannya," ungkap Jesselyn dalam keterangan tertulisnya dikutip Klikjombang.com, Rabu (9/9/2026).
Senada dengan hal tersebut, Lead GDGoC Institut STTS 2025/2026, Gracia Krisnanda, menilai kegiatan ini sangat efektif untuk memahami budaya kerja profesional.
Pada kunjungan pertama di BCA Foresta, mahasiswa membedah kompleksitas pengembangan produk digital MyBCA Bisnis Lite sekaligus menjajal Tech Discovery Zone.
Beralih ke NBS DEV, para peserta diajak mendalami bagaimana integrasi Artificial Intelligence (AI) diterapkan langsung dalam proses operasional bisnis teknologi.
Sementara saat berada di CIMB Niaga, rombongan mempelajari arsitektur perbankan digital OCTO Mobile serta mencoba simulasi Virtual Reality (VR) untuk pelatihan karyawan.
Eksplorasi berlanjut ke GDP Labs, di mana mahasiswa melihat langsung dapur pengembangan solusi digital dan kolaborasi teknis antartim enginering.
Sudut pandang berbeda didapatkan saat menyambangi HM Sampoerna, yang memperlihatkan peran krusial tim IT dalam mendukung industri manufaktur non-digital.
Rangkaian company visit diakhiri di kantor AWS Jakarta, yang memaparkan lanskap teknologi cloud computing serta strategi membangun karier tingkat global.
Melalui interaksi langsung bersama para praktisi, para mahasiswa kini memiliki gambaran utuh mengenai standar serta ekspektasi industri digital terkini.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan rutin guna mencetak talenta digital Indonesia yang siap pakai dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Editor : Redaksi