Telkom

Telkom Pacu Nilai Bisnis Infrastruktur Digital Lewat InfraNexia dan NeutraDC

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Telkom, ist/net
Telkom, ist/net

Telkom Pacu Nilai Bisnis Infrastruktur Digital Lewat InfraNexia dan NeutraDC

KLIKJOMBANG - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mulai mengerek nilai bisnis infrastruktur digitalnya melalui penguatan unit InfraNexia dan NeutraDC.

Kedua lini bisnis tersebut kini diposisikan sebagai mesin pertumbuhan baru sekaligus pilar utama dalam strategi penciptaan nilai jangka panjang perseroan.

Langkah strategis ini merupakan bagian integral dari program transformasi TLKM 30 yang digalakkan oleh BUMN telekomunikasi tersebut.

Melalui transformasi TLKM 30, manajemen mendorong agar setiap lini bisnis di dalam ekosistem perusahaan memiliki fokus, kinerja, dan tingkat akuntabilitas yang jauh lebih transparan.

Pada sektor infrastruktur konektivitas, Telkom secara konsisten mengarahkan InfraNexia untuk berkembang menjadi neutral carrier.

Entitas ini tidak hanya bertugas melayani kebutuhan internal ekosistem TelkomGroup, tetapi juga aktif membidik potensi pasar dari pelanggan eksternal.

Sebagai bagian dari upaya optimalisasi aset, perseroan saat ini sedang menyiapkan proses pemisahan bisnis (spin-off) tahap kedua untuk InfraNexia.

Proses pemisahan bisnis tersebut ditargetkan dapat rampung sepenuhnya pada kuartal III 2026.

Melalui spin-off ini, InfraNexia bakal bertindak sebagai entitas utama yang mengelola seluruh bisnis wholesale connectivity di lingkungan TelkomGroup.

Skema ini diyakini mampu membuka ruang monetisasi yang jauh lebih besar dari potensi aset infrastruktur digital yang dimiliki perusahaan.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menegaskan bahwa langkah delayering ini memegang peranan krusial dalam peta jalan transformasi perseroan.

"Sebagai bagian dari implementasi TLKM 30, delayering ini sangat penting karena kami ingin setiap bisnis di TelkomGroup memiliki akuntabilitas yang lebih jelas dan fokus pada bisnis inti," kata Dian dalam ajang Public Expose Live 2026, dikutip Klikjombang.com, Selasa (8/9/2026).

Dian menambahkan bahwa langkah ini memberikan visibilitas yang jauh lebih baik terhadap kinerja operasional, arus kas, hingga kebutuhan investasi di masing-masing unit bisnis.

"Kami juga dapat mengambil keputusan strategis secara lebih cepat dan tepat, termasuk dalam menentukan ke mana resource dan capital perlu diarahkan," ujar Dian.

Menurutnya, pembenahan struktur ini menjadi fondasi penting bagi Telkom untuk dapat tumbuh lebih sehat sekaligus memberikan nilai tambah yang lebih besar di masa depan.

Selain fokus pada pengembangan konektivitas, bisnis pusat data (data center) yang dikelola melalui NeutraDC juga terus menunjukkan kinerja dan prospek pasar yang solid.

Sepanjang semester I 2026, NeutraDC berhasil mengantongi pendapatan mencapai Rp867 miliar atau tumbuh sebesar 11 persen secara tahunan (year-on-year), dengan total kapasitas efektif mencapai 49,9 MW.

Tingginya permintaan terhadap fasilitas hyperscale data center (HDC) turut menjadi pendorong utama lonjakan kinerja NeutraDC.

Tingkat okupansi HDC Cikarang tercatat sudah menembus angka 96 persen, sementara proyek HDC Batam ditargetkan mulai beroperasi pada semester II 2026 dengan kapasitas awal sebesar 6 MW.

Ke depan, Telkom berkomitmen untuk terus menambah kapasitas operasional pusat data melalui skema pertumbuhan organik maupun kemitraan strategis (strategic partnership), dengan tetap mengedepankan disiplin investasi.

Rangkaian ekspansi dan pembenahan struktur ini berlangsung di tengah capaian kinerja keuangan perseroan yang tetap solid.

Hingga akhir semester I 2026, Telkom sukses membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp75,9 triliun atau tumbuh 3,9 persen secara tahunan, dengan perolehan EBITDA Rp37,5 triliun dan laba bersih mencapai Rp10,6 triliun.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom, Arthur Angelo Syailendra, menegaskan komitmen perseroan dalam memastikan bahwa seluruh proses transformasi yang berjalan dapat menghasilkan nilai ekonomi yang berkelanjutan.

"Dengan fundamental yang semakin kuat dan transformasi yang terus berjalan, kami yakin Telkom berada pada jalur yang tepat untuk mencapai target 2026," tutur Angelo.

Angelo menjelaskan bahwa fokus utama manajemen saat ini adalah menjaga keseimbangan antara tingkat pertumbuhan, profitabilitas, serta disiplin alokasi modal.

"Kami ingin memastikan setiap langkah transformasi memberikan dampak yang semakin nyata terhadap kinerja dan pada akhirnya mampu memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi stakeholders, dengan tetap memberikan layanan terbaik bagi seluruh masyarakat," pungkas Angelo.

Berita Terbaru

Sambut Kunjungan Kapolri, Kapolres Jombang Minta Anggota Tertib Administrasi dan Jaga Kebersihan

Sambut Kunjungan Kapolri, Kapolres Jombang Minta Anggota Tertib Administrasi dan Jaga Kebersihan

Senin, 12 Okt 2026 15:16 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:16 WIB

Momen tersebut menjadi ajang konsolidasi internal perdana bagi Yanto untuk menyampaikan arah kebijakan serta arahan strategis pimpinan Polri.…

Liburan Anak Naik Level! Serunya Belajar Profesi Hotel di BeSS Mansion Surabaya

Liburan Anak Naik Level! Serunya Belajar Profesi Hotel di BeSS Mansion Surabaya

Senin, 12 Okt 2026 08:00 WIB

Senin, 12 Okt 2026 08:00 WIB

Cara mengisi waktu libur akhir pekan bagi anak-anak kini semakin beragam dan penuh nilai edukasi.…

Senator DPD RI Ning Lia Apresiasi Kinerja dan HUT ke-81 Jawa Timur: Komitmen Pemerataan dan Pengentasan Kemiskinan

Senator DPD RI Ning Lia Apresiasi Kinerja dan HUT ke-81 Jawa Timur: Komitmen Pemerataan dan Pengentasan Kemiskinan

Senin, 12 Okt 2026 07:35 WIB

Senin, 12 Okt 2026 07:35 WIB

Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur menjadi momentum refleksi atas berbagai capaian strategis pembangunan di wilayah ini.…

HGI Harus Bubar, Ingat! 51 Pasien Masuk RSJ Menur Gegara Judol

HGI Harus Bubar, Ingat! 51 Pasien Masuk RSJ Menur Gegara Judol

Minggu, 11 Okt 2026 18:25 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 18:25 WIB

ADA saatnya pemerintah harus berhenti sekadar mengingatkan dan mulai memastikan aturan benar-benar bekerja.…

Gelorakan Pink Month, Sheraton Surabaya Gelar Aksi Peduli Kanker Payudara Lintas Kota

Gelorakan Pink Month, Sheraton Surabaya Gelar Aksi Peduli Kanker Payudara Lintas Kota

Minggu, 11 Okt 2026 18:18 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 18:18 WIB

Sheraton Surabaya Hotel & Towers menggelar serangkaian aksi sosial bertema merah muda sepanjang akhir pekan ini…

Menguji Integritas Pejabat, Aziz GMPK: Kehormatan Pemimpin Diukur dari Keberanian Bertanggung Jawab

Menguji Integritas Pejabat, Aziz GMPK: Kehormatan Pemimpin Diukur dari Keberanian Bertanggung Jawab

Minggu, 11 Okt 2026 18:04 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 18:04 WIB

"Jabatan mungkin memberikan kewenangan untuk memerintah, tetapi tidak pernah memberikan hak untuk menghindari pertanggungjawaban," ujar Aziz…