PTPN I

PTPN I Regional 5 Salurkan 3.000 Liter Air Bersih Per Hari untuk Warga Terdampak Kekeringan di Malang

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bantuan air bersih, dok ptpn
Bantuan air bersih, dok ptpn

PTPN I Regional 5 Salurkan 3.000 Liter Air Bersih Per Hari untuk Warga Terdampak Kekeringan di Malang

MALANG, KlikJOMBANG – Bencana kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur akibat musim kemarau panjang mulai berdampak serius pada ketersediaan air bersih warga. Meringankan beban masyarakat, PT Perkebunan Nusantara I (Persero) Regional 5 turun tangan menyalurkan bantuan air bersih di Kabupaten Malang.

Melalui unit usahanya, Kebun Kalibakar Pancursari, PTPN I Regional 5 mendistribusikan sebanyak 3.000 liter air bersih per hari. Pasokan air ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan harian ratusan warga yang terdampak kekeringan di Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

Penyaluran air bersih tersebut telah berjalan secara bertahap sejak awal September 2026. Bantuan diprioritaskan untuk dua desa yang berada di sekitar area operasional perusahaan, yakni Desa Klepu dan Desa Tegalrejo.

Langkah tanggap darurat ini diambil menyusul kian terbatasnya sumber air baku milik warga setempat. Debit air sumur warga menyusut drastis akibat minimnya curah hujan dalam beberapa bulan terakhir.

Guna memastikan proses distribusi berjalan efektif dan merata, Kebun Kalibakar Pancursari telah menyiapkan tiga titik bak penampungan utama sebagai lokasi dropping air. Penempatan fasilitas penampungan ini disesuaikan dengan titik krisis air terparah.

Dari tiga titik penampungan tersebut, satu unit ditempatkan di Desa Klepu, sementara dua unit lainnya berada di Desa Tegalrejo. Seluruh lokasi penampungan dipilih di area strategis agar mudah diakses oleh warga sekitar.

Manajer Kebun Kalibakar Pancursari, Wibi Rikananto, menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam membantu masyarakat yang sedang kesulitan air bersih selama musim kemarau.

"Penyaluran tahap awal ini sudah kami mulai sejak awal September 2026 dan kami rencanakan berlangsung hingga akhir September 2026," kata Wibi dalam keterangannya, dikutip Klikjombang.com, Kamis (10/9/2026).

Wibi menambahkan, jadwal pengerahan bantuan air bersih tersebut bersifat fleksibel. Pihaknya siap memperpanjang masa distribusi bantuan apabila kondisi kemarau berlanjut dan warga masih membutuhkan pasokan air baku.

"Pelaksanaannya dapat diperpanjang lebih dari rencana awal, menyesuaikan dengan dinamika kebutuhan warga di lapangan," tutur Wibi menjelaskan.

Pihak manajemen berharap pasokan air bersih harian ini dapat menjaga kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. Air tersebut disalurkan khusus untuk menopang kebutuhan domestik warga, seperti memasak dan minum.

"Kami berharap penyaluran ini dapat meringankan beban kebutuhan warga selama musim kemarau. Kami memastikan distribusi diberikan tepat sasaran kepada masyarakat yang paling membutuhkan," ujarnya.

Upaya mitigasi kekeringan di wilayah Sumbermanjing Wetan sebenarnya bukan kali pertama dilakukan oleh PTPN I Regional 5. Perusahaan tercatat berulang kali menggulirkan program bantuan air di area operasionalnya.

Pada tahun 2023 lalu, PTPN I Regional 5 berkolaborasi dengan Polres Malang telah membangun infrastruktur air bersih berupa dua titik sumur bor di wilayah Afdeling Sumbermanggis, Desa Tegalrejo.

Fasilitas sumur bor tersebut masing-masing memiliki kapasitas debit air mencapai 2.000 liter per jam dan sudah dilengkapi dengan penampung air permanen. Infrastruktur ini dirancang untuk solusi jangka panjang penanganan krisis air.

Satu titik sumur bor mampu melayani kebutuhan sekitar 500 warga, sedangkan satu titik lainnya mengover hingga 250 warga. Aksi penyaluran air rutin ini mempertegas kepedulian sosial PTPN I Regional 5 terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitar lingkungan kebun.

Berita Terbaru

Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda Diperluas, Tim SAR Sisir Rute Gunung Anak Krakatau

Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda Diperluas, Tim SAR Sisir Rute Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 Sep 2026 13:30 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:30 WIB

Harapan dan doa terus mengalir mengiringi proses pencarian lima pewarta foto yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Selat Sunda…

Soal Penataan Pengurus PBNU, Gus Lilur: Mesti Inklusif dan Mencerminkan Wajah Indonesia

Soal Penataan Pengurus PBNU, Gus Lilur: Mesti Inklusif dan Mencerminkan Wajah Indonesia

Kamis, 10 Sep 2026 12:11 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 12:11 WIB

Dinamika internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendadak menghangat pasca-Rapat Formatur Pertama penyusunan kepengurusan baru.…

Gus Kikin dan Ujian Besar Membenahi "Konstitusi" NU: Sebuah Kontribusi Pemikiran

Gus Kikin dan Ujian Besar Membenahi "Konstitusi" NU: Sebuah Kontribusi Pemikiran

Kamis, 10 Sep 2026 06:21 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 06:21 WIB

"seorang pemimpin adalah orang yang mengetahui jalannya, mengikuti jalannya, dan menunjukkan jalannya."…

KALAM NU Dorong Gus Kikin Lakukan Reformasi Konstitusi PBNU, Mas Aziz Sebut 5 Agenda Mendesak

KALAM NU Dorong Gus Kikin Lakukan Reformasi Konstitusi PBNU, Mas Aziz Sebut 5 Agenda Mendesak

Kamis, 10 Sep 2026 05:40 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 05:40 WIB

Momen ini dinilai menjadi titik krusial bagi masa depan tata kelola organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.…

Buku 'Islam ala Prabowo' Dinilai Berpotensi Jadi Instrumen Perang Nirmiliter

Buku 'Islam ala Prabowo' Dinilai Berpotensi Jadi Instrumen Perang Nirmiliter

Rabu, 09 Sep 2026 17:12 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:12 WIB

Buku bernada keagamaan yang mengusung nama Presiden Prabowo Subianto mendadak kembali menyita perhatian publik…

Intip Dapur AWS hingga BCA, 32 Mahasiswa STTS Surabaya Studi Lapangan 9 Hari di Jakarta

Intip Dapur AWS hingga BCA, 32 Mahasiswa STTS Surabaya Studi Lapangan 9 Hari di Jakarta

Rabu, 09 Sep 2026 08:18 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 08:18 WIB

"Melalui kunjungan ini, kami mendapatkan banyak wawasan industri nyata. Semoga kegiatan ini membuka peluang karier baru dan terus berlanjut ke depannya,"…