Polres Jombang

Polres Jombang Terus Kawal Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Petani

Reporter : Redaksi
Anggota Polres Jombang, dok humas polres jombang

Polres Jombang Terus Kawal Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Petani

Ngusikan, KlikJombang - Upaya mendukung ketahanan pangan nasional terus diperkuat oleh jajaran kepolisian melalui aksi nyata pendampingan langsung di sektor pertanian. Langkah ini menjadi wujud kepedulian polri dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat desa.

Baca juga: Menembus 1.400 Kilometer Demi Muktamar: Khidmah Tanpa Batas Ndan Arif Mengayuh Sepeda dari Musi Rawas ke Tambakberas

Polsek Ngusikan Polres Jombang kembali turun langsung ke lapangan untuk meninjau perkembangan tanaman jagung milik warga. Kegiatan ini dilakukan sembari menyerap berbagai informasi serta aspirasi yang berkembang di tingkat petani.

Aksi lapangan ini dilaksanakan pada Rabu, 19 Agustus 2026, sebagai bentuk dukungan konkret terhadap program strategis ketahanan pangan. Petunjuk dan pengawasan intensif diberikan langsung di area pertanian warga.

Peninjauan kali ini dipusatkan di lahan pertanian milik Piton yang berlokasi di Dusun Dapet, Desa Mojodanu, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang. Lahan yang menjadi sasaran pendampingan tersebut memiliki luas sekitar 200 meter persegi.

Petugas mengecek secara cermat kondisi tanaman guna memastikan proses pertumbuhan jagung berjalan secara optimal. Pemantauan berkala dinilai sangat penting untuk menjamin kualitas hasil pertanian warga.

Selain mengecek fisik tanaman, kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi sejak dini berbagai potensi kendala pertanian. Langkah penanganan awal diharapkan dapat langsung diambil sebelum masalah merusak produktivitas lahan.

Petugas Bhabinkamtibmas yang hadir di lapangan turut memberikan pendampingan teknis dan dorongan motivasi. Pemilik lahan diimbau untuk selalu konsisten dan telaten dalam merawat tanaman jagung mereka.

Pengelolaan tanah yang tepat serta pola perawatan yang berkelanjutan menjadi kunci utama. Hal ini dinilai sangat krusial demi meminimalkan risiko gagal panen dan mendongkrak volume produksi.

Baca juga: PWNU dan PCNU se-DIY Tegaskan Tolak Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pendampingan kepolisian di sektor pertanian tidak sekadar berfokus pada pengecekan kondisi fisik tanaman di sawah. Lebih dari itu, momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi dan dialog terbuka.

Interaksi langsung antara Bhabinkamtibmas dan warga menjadi sarana efektif untuk menyerap beragam informasi lokal. Petugas dapat mendeteksi lebih awal berbagai dinamika maupun potensi persoalan sosial di tengah masyarakat.

“Informasi dari petani sangat penting bagi kami. Apabila ada kendala dalam pengelolaan pertanian maupun persoalan keamanan, kami berharap dapat segera dikoordinasikan,” ujar petugas Bhabinkamtibmas Polsek Ngusikan kepada Klikjombang.com, Rabu (19/8/2026).

Sinergi antara pihak kepolisian dan instansi terkait akan langsung digerakkan jika ditemukan hambatan di lapangan. Solusi cepat diharapkan mampu membantu mengatasi masalah yang dihadapi para petani.

Baca juga: PWNU Jakarta Ajak Cegah Politik Transaksional di Muktamar Ke-35 NU, Dorong Optimalisasi Sistem AHWA

Di samping masalah pertanian, petugas mengimbau pemilik lahan dan warga sekitar untuk bersama-sama menjaga keamanan kawasan persawahan. Lingkungan pertanian yang aman akan menciptakan rasa tenang bagi para petani saat beraktivitas.

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kesadaran kolektif warga menjadi benteng utama dalam menjaga kondusivitas wilayah pedesaan.

Selain menjaga keamanan, warga juga didorong untuk terus merawat kerukunan dan keharmonisan antar sesama petani. Hubungan sosial yang solid akan mempermudah gotong royong dalam mengelola sektor pertanian desa.

Melalui pendampingan berkelanjutan ini, Polsek Ngusikan menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah warga. Kepolisian tidak hanya bertindak sebagai pengayom keamanan, tetapi juga sebagai mitra aktif dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru