Diduga Keracunan MBG

Puluhan Siswa SMPN 1 Kabuh Jombang Diduga Keracunan Menu MBG, Dilarikan ke Puskesmas

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Puluhan Siswa SMPN 1 Kabuh Jombang Diduga Keracunan Menu MBG, Dilarikan ke Puskesmas

KlikJOMBANG — Sebanyak 70 siswa SMPN 1 Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terpaksa harus menjalani observasi medis di Puskesmas Kabuh. Langkah ini diambil usai para siswa mengalami sejumlah keluhan kesehatan yang diduga kuat berkaitan dengan konsumsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Puluhan pelajar tersebut dilaporkan mengalami gejala medis yang serupa, mulai dari rasa mual, pusing, pingsan, hingga sakit perut hebat usai menyantap menu MBG pada Rabu (2/9/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, gejala dugaan keracunan ini tidak langsung muncul secara bersamaan, melainkan dirasakan secara bertahap oleh sejumlah siswa sejak Rabu sore hingga Kamis (3/9/2026) dini hari.

Dokter Jaga Puskesmas Kabuh, Aditya Bimantara, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menangani puluhan siswa yang datang dengan keluhan fisik yang tergolong seragam.

"Totalnya sekitar 70 siswa yang ke sini. Keluhannya dominan perutnya melilit," kata Aditya saat ditemui di lokasi penanganan medis kepada wartawan dikutip Klikjombang.com.

Ia menjelaskan, sebagian besar siswa yang datang memeriksa kondisi kesehatannya juga melaporkan telah mengalami gangguan pencernaan berupa diare dengan frekuensi rata-rata tiga kali.

Meski demikian, pihak medis memastikan tidak menemukan adanya pasien yang mengalami keluhan diare parah hingga lebih dari lima kali pengulangan.

Dari puluhan anak yang masuk ke penanganan medis, tenaga kesehatan Puskesmas Kabuh memutuskan untuk memilah pasien berdasarkan tingkat keparahan gejala yang dialami.

"Dari 70 siswa, ada tujuh siswa, terdiri dari enam siswi dan satu siswa laki-laki, kita infus dan dirawat di Puskesmas," ujar Aditya menjelaskan kondisi penanganan terkini.

Keputusan rawat inap terhadap tujuh pelajar tersebut diambil lantaran mereka mengeluhkan rasa nyeri di area perut yang terbilang cukup intens serta kondisi diare yang tak kunjung mereda.

Sementara itu, sebanyak 63 siswa sisanya diperbolehkan langsung pulang ke rumah masing-masing setelah selesai menjalani proses observasi dan penanganan awal oleh tim medis.

"Mereka cuma merasa mual dan perutnya melilit, tapi masih bisa ditahan, masih bisa makan dan minum," tutur Aditya menambahkan terkait alasan pemulangan puluhan siswa lainnya.

Salah satu siswa yang harus mendapatkan perawatan intensif di puskesmas, Ellena Lukitaning Sari, menceritakan detik-detik sebelum dirinya mulai merasa mual dan sakit perut.

Ellena mengungkapkan bahwa pada hari kejadian, ia menyantap sajian paket nasi MBG yang berisi lauk udang lengkap beserta olahan sayuran.

Ia menyadari ada hal yang tidak biasa pada cita rasa makanan yang disajikan, di mana olahan sayur yang ia makan terasa tidak seperti biasanya.

"Agak pahit. Sayurnya," ujar Ellena mengenang kembali rasa makanan yang dikonsumsinya sebelum jatuh sakit.

Tidak lama setelah mengonsumsi hidangan tersebut, rasa tidak nyaman mulai menyerang tubuhnya hingga ia mengalami diare pada sore harinya dan berlanjut muntah-muntah.

Ellena juga menambahkan bahwa rasa sakit yang dialaminya ternyata tidak berdiri sendiri, sebab rekan-rekan sekelas di sekelilingnya turut mengeluhkan gejala serupa.

Dampak dari peristiwa ini pun memicu kecemasan mendalam di kalangan para orang tua murid, seperti yang diungkapkan oleh Atik, salah satu wali siswa setempat.

Atik membeberkan bahwa anaknya sempat mengalami keluhan pusing berat dan sakit perut yang menajam hingga akhirnya pingsan mendadak saat berada di lingkungan sekolah.

"Kemarin itu perutnya enggak enak, terus pusing. Terus paginya pusing banget. Terus di sekolah itu pingsan," ungkap Atik dengan nada khawatir.

Meskipun mengakui bahwa anaknya sempat menyantap hidangan nasi MBG sebelum ambruk, Atik sendiri mengaku belum berani mengambil kesimpulan pasti terkait penyebab utama anaknya tumbang.

"Ya enggak tahu ya, dari MBG atau enggak, enggak tahu saya," tutur Atik pasrah saat mendampingi sang buah hati yang tampak masih lemas dan mengeluhkan pusing di ruang perawatan.

Hingga saat ini, dugaan kasus keracunan massal akibat konsumsi hidangan MBG tersebut masih terus didalami oleh pihak-pihak terkait dan membutuhkan uji laboratorium lebih lanjut guna memastikan penyebab pastinya.

Tag :

Berita Terbaru

Khidmat Penggembira Muktamar ke-35 NU di Tambakberas: Ketua DPC PKB Pati Berpulang

Khidmat Penggembira Muktamar ke-35 NU di Tambakberas: Ketua DPC PKB Pati Berpulang

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Nahdlatul Ulama dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)…

Gus Han Dorong Pembentukan Kabinet Antaraxia PBNU Pasca-Muktamar

Gus Han Dorong Pembentukan Kabinet Antaraxia PBNU Pasca-Muktamar

Rabu, 02 Sep 2026 15:38 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:38 WIB

"Dalam setiap dinamika muktamar, akan selalu ada ruang bagi perbedaan pendapat hingga potensi kekecewaan di antara para pihak," ujar Gus Han…

Fauzi Priambodo Beberkan 2 PR Besar Gus Kikin Pasca-Muktamar ke-35 NU

Fauzi Priambodo Beberkan 2 PR Besar Gus Kikin Pasca-Muktamar ke-35 NU

Rabu, 02 Sep 2026 14:06 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 14:06 WIB

Hasil Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Tambakberas, Jombang, secara resmi menetapkan KH. Abdul Hakim Mahfudz…

Gus Kikin Pimpin NU, Ning Lia Menangkap Pesan Besar dari Tambakberas

Gus Kikin Pimpin NU, Ning Lia Menangkap Pesan Besar dari Tambakberas

Rabu, 02 Sep 2026 10:41 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 10:41 WIB

Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, telah berakhir…

Kericuhan Usai Acara Perguruan Silat di Jombang, Polisi Buka Suara Soal Pembakaran Motor dan Buron DPO

Kericuhan Usai Acara Perguruan Silat di Jombang, Polisi Buka Suara Soal Pembakaran Motor dan Buron DPO

Rabu, 02 Sep 2026 09:04 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 09:04 WIB

Aparat Kepolisian Resor (Polres) Jombang bertindak tegas terhadap aksi premanisme dan kejahatan jalanan…

Muktamar Tambakberas Usai, KALAM NU Soroti Peta Jalan Kepemimpinan Gus Kikin dan Kiai Miftach

Muktamar Tambakberas Usai, KALAM NU Soroti Peta Jalan Kepemimpinan Gus Kikin dan Kiai Miftach

Rabu, 02 Sep 2026 05:01 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 05:01 WIB

Kepemimpinan baru Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi terbentuk pasca-Muktamar ke-35 NU…