Budiman Sudjatmiko

Rihlah Ziarah ke Tebuireng dan Tambakberas, Budiman Sudjatmiko Teladani Pemikiran Terobosan Gus Dur dan Mbah Wahab

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Budiman Sudjatmiko saat menabur bunga ke Makam Mbah Wahab Tambakberas
Budiman Sudjatmiko saat menabur bunga ke Makam Mbah Wahab Tambakberas

Rihlah Ziarah ke Tebuireng dan Tambakberas, Budiman Sudjatmiko Teladani Pemikiran Terobosan Gus Dur dan Mbah Wahab

JOMBANG, KlikJOMBANG — Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, melakukan rihlah ziarah dan silaturahim ke dua pondok pesantren bersejarah di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yakni Pesantren Tebuireng dan Pesantren Tambakberas, pada Sabtu (19/9/2026).

Mantan aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) tersebut hadir bersama rombongan yang terdiri dari DR. Hasan, Gus Cecep Supriyanto, dan Sukri. Rangkaian kunjungan ini dilakukan untuk menyerap spirit perjuangan para tokoh pendiri dan pembaru Nahdlatul Ulama (NU).

Saat berkunjung ke Pesantren Tebuireng, Budiman diterima langsung oleh Ibu Nyai Hj. Farida Salahudin Wahid. Usai silaturahim hangat bersama keluarga besar pengasuh Tebuireng, rombongan melanjutkan agenda dengan berziarah serta mendoakan almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Sementara itu, dalam kunjungan di Pesantren Tambakberas, Budiman disambut hangat oleh Gus Amin Yahya Pengasuh Ribath Al Yahya Bahrul Ulum Tambakberas. Di kompleks pesantren tersebut, Budiman bersama rombongan berziarah dan memanjatkan doa di makam pahlawan nasional sekaligus salah satu pendiri NU, KH Abdul Wahab Chasbullah.

Budiman mengungkapkan rasa syukur dan kehormatan mendalam atas kesempatan berziarah ke makam dua tokoh besar bangsa tersebut. Kunjungan ini baginya menjadi momentum untuk mengingat kembali kontribusi pemikiran para ulama NU dalam menjaga keutuhan NKRI.

Secara khusus, Budiman mengenang interaksi langsung yang pernah terjalin dengan Gus Dur semasa hidupnya. Berbeda dengan Gus Dur yang pernah ditemuinya secara langsung, sosok Mbah Wahab lebih banyak ia kenali melalui kisah perjuangan serta warisan pemikiran.

Budiman menuturkan bahwa ketika KH Wahab Chasbullah wafat, dirinya baru berusia satu tahun. Kendati demikian, rekam jejak perjuangan Mbah Wahab tetap membakar semangat generasi penerus bangsa hingga saat ini.

Menurut Budiman, Mbah Wahab merupakan figur visioner yang berpikir melampaui zamannya (thinking out of the box). Keberanian Mbah Wahab keluar dari tradisi pemikiran konvensional dinilainya menjadi fondasi utama berdirinya NU sebagai organisasi kemasyarakatan Islam terbesar.

Ia menegaskan bahwa tanpa nyali dan keberanian pembaruan serta ijtihad dari Mbah Wahab, NU mungkin tidak akan berkembang sebesar dan sesolid sekarang. Keberanian ijtihad tersebut dinilai sukses membawa NU diterima oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang beragam suku dan agama.

Dalam pandangannya, NU bukan sekadar organisasi keagamaan, melainkan wadah patriotik kerakyatan berbasis Islam Ahlussunnah wal Jamaah. Organisasi ini juga terbukti memiliki visi global dan pandangan jauh ke masa depan.

Budiman menilai sebuah organisasi akan terus berkembang pesat jika mampu menjaga konsentrasinya sekaligus menjaga relevansi terhadap perkembangan zaman. Mbah Wahab dan Gus Dur dinilainya sukses memberikan sumbangan pemikiran agar NU tetap relevan dalam menghadapi tantangan jaman.

Dua makam tokoh besar yang dikunjunginya tersebut merupakan bukti nyata keberadaan figur pembaru yang mampu menjawab tantangan bangsa, baik pada skala nasional maupun internasional. Relevansi pemikiran mereka dinilai tetap hidup hingga saat ini.

Secara pribadi, Budiman mengaku sangat menyukai semangat pembaruan dan langkah-langkah ijtihad seperti yang diteladankan Mbah Wahab dan Gus Dur. Ia berkomitmen untuk terus beradaptasi dan menjawab setiap tantangan zaman yang dinamis.

Sebagai pejabat publik yang dipercaya membantu Presiden Prabowo Subianto, Budiman melihat adanya kesamaan karakter pemikiran antara para pahlawan bangsa dengan Presiden. Presiden Prabowo dinilainya sebagai sosok yang juga gemar melakukan terobosan demi kemajuan Indonesia.

Budiman menegaskan bahwa dirinya bertekad untuk terus belajar dari para tokoh besar, baik yang pernah ditemuinya secara langsung seperti Gus Dur dan Presiden Prabowo, maupun melalui warisan pemikiran Mbah Wahab.

Meskipun tidak sempat bertemu langsung dengan Mbah Wahab, Budiman merasa beruntung dapat berinteraksi dengan para murid dan pewaris perjuangannya. Dari pemikiran dan perilaku para muridnya, terlihat jelas betapa besarnya visi transformatif yang diwariskan oleh Mbah Wahab.

Melalui rihlah ziarah ini, Budiman berharap harta karun pemikiran para ulama besar NU dapat terus digali dan diimplementasikan. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan Indonesia dan NU tetap relevan serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Berita Terbaru

HGI Harus Bubar, Ingat! 51 Pasien Masuk RSJ Menur Gegara Judol

HGI Harus Bubar, Ingat! 51 Pasien Masuk RSJ Menur Gegara Judol

Minggu, 11 Okt 2026 18:25 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 18:25 WIB

ADA saatnya pemerintah harus berhenti sekadar mengingatkan dan mulai memastikan aturan benar-benar bekerja.…

Gelorakan Pink Month, Sheraton Surabaya Gelar Aksi Peduli Kanker Payudara Lintas Kota

Gelorakan Pink Month, Sheraton Surabaya Gelar Aksi Peduli Kanker Payudara Lintas Kota

Minggu, 11 Okt 2026 18:18 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 18:18 WIB

Sheraton Surabaya Hotel & Towers menggelar serangkaian aksi sosial bertema merah muda sepanjang akhir pekan ini…

Menguji Integritas Pejabat, Aziz GMPK: Kehormatan Pemimpin Diukur dari Keberanian Bertanggung Jawab

Menguji Integritas Pejabat, Aziz GMPK: Kehormatan Pemimpin Diukur dari Keberanian Bertanggung Jawab

Minggu, 11 Okt 2026 18:04 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 18:04 WIB

"Jabatan mungkin memberikan kewenangan untuk memerintah, tetapi tidak pernah memberikan hak untuk menghindari pertanggungjawaban," ujar Aziz…

Akademisi Dorong Surabaya Perkuat Paket Wisata Olahraga, Penentuan Rute Harus Jadi Perhatian Serius

Akademisi Dorong Surabaya Perkuat Paket Wisata Olahraga, Penentuan Rute Harus Jadi Perhatian Serius

Minggu, 11 Okt 2026 17:05 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 17:05 WIB

Tren aktivitas olahraga di ruang publik terus mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa tahun terakhir…

Dugaan Suap Muktamar NU Rp106,3 Miliar, Gus Lilur Desak KPK Usut Nusron Wahid dan Saifullah Yusuf

Dugaan Suap Muktamar NU Rp106,3 Miliar, Gus Lilur Desak KPK Usut Nusron Wahid dan Saifullah Yusuf

Minggu, 11 Okt 2026 15:03 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 15:03 WIB

Pernyataan bersuara lantang tersebut mencuat usai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT)…

Gus Lilur Ungkap Dugaan Suap dan Polemik Pemilihan Rais Aam PBNU, Singgung Peran Elite Politik

Gus Lilur Ungkap Dugaan Suap dan Polemik Pemilihan Rais Aam PBNU, Singgung Peran Elite Politik

Minggu, 11 Okt 2026 13:19 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 13:19 WIB

Tokoh masyarakat Nahdliyin, H. R. M. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy atau yang akrab disapa Gus Lilur, melontarkan kritik keras terkait dinamika internal…