Menuju Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

Eskalasi Muktamar ke-35 NU Memanas: Dilaporkan ke Bareskrim, Gus Lilur Malah Tantang 4 Tokoh PBNU Ngarang Kitab

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gus Lilur
Gus Lilur

Eskalasi Muktamar ke-35 NU Memanas: Dilaporkan ke Bareskrim, Gus Lilur Malah Tantang 4 Tokoh PBNU Ngarang Kitab

SURABAYA, KlikJOMBANG — Eskalasi ketegangan menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pesantren Tambakberas kian memanas. Konflik pemikiran dan pernyataan terbuka antar-tokoh NU kini bahkan mulai bergeser ke ranah hukum.

Perselisihan ini bermula dari peryataan kontroversial tokoh muda asal Situbondo, HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy atau yang akrab disapa Gus Lilur. Pernyataannya dalam konten Podcast LP3ES memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan internal Nahdliyin.

Tidak terima atas pernyataan tersebut, Forum Advokasi dan Rekonsiliasi untuk Keadilan (Faruk) resmi mengambil langkah hukum. Organisasi advokasi ini melempar laporan resmi terhadap Gus Lilur ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

Laporan ke pihak kepolisian tersebut dipicu oleh perkataan Gus Lilur yang dinilai sangat mendiskreditkan. Dalam tayangan podcast itu, ia menyebut Penjabat (Pj) Ketua PWNU Jawa Timur, KH. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, tidak bisa mengaji.

Pihak pelapor menilai tuduhan tersebut bukan sekadar kritik biasa, melainkan bentuk pencemaran nama baik. Perkataan Gus Lilur dianggap telah merendahkan kehormatan serta martabat Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang tersebut.

Di tengah bergulirnya laporan polisi, atmosfer politik internal NU makin diwarnai aksi gerakan akar rumput. Berbagai elemen Aktivis Muda Jakarta turut menyerukan gerakan “Jihad Selamatkan NU” menyongsong gelaran Muktamar ke-35 di Tambakberas.

Menanggapi pelaporan dirinya ke Bareskrim Polri, Gus Lilur menyikapinya dengan dingin. Kiai kampung asal Situbondo ini justru merespons proses hukum tersebut dengan nada santai dan tanpa rasa gentar.

Gus Lilur menegaskan bahwa pelaporan polisi tersebut justru menjadi momentum untuk pembuktian secara terbuka. Menurutnya, kebenaran atas pernyataannya mengenai kapasitas keilmuan Gus Kikin harus diuji secara langsung di depan publik.

Demi pembuktian hukum tersebut, Gus Lilur secara terbuka melayangkan tantangan tak terduga dengan kerendahan hati. Ia menantang Gus Kikin untuk membuktikan kemampuan literasi Islamnya dengan mengarang kitab langsung di arena Muktamar ke-35 NU kelak.

Tantangan terbuka dari alumni IAIN Syarif Hidayatullah Ciputat ini ternyata tidak hanya disasar untuk Gus Kikin seorang. Gus Lilur turut menyeret tiga nama besar dan tokoh sentral NU lainnya ke dalam arena uji keilmuan tersebut.

Tiga tokoh elit yang ikut ditantang adalah Rais Aam PBNU KH. Miftachul Achyar, Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul), serta politisi senior NU Nusron Wahid. Keempatnya diminta bertanding mengarang kitab secara terbuka di forum tertinggi NU.

"Dalam rangka pembuktian ucapan saya di podcast LP3ES, saya tantang ngarang kitab di arena Muktamar NU empat orang: 1. Miftachul Achyar, 2. Gus Kikin, 3. Saifullah Yusuf, 4. Nusron Wahid," ujar Gus Lilur dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/8/2026). Ia bahkan menambahkan, jika keempatnya terbukti gagal mengarang kitab dan tidak bisa mengaji, mereka wajib mengaji dan mondok di Pesantren Tambakberas hingga tuntas.

Berita Terbaru

Skenario Pemilihan Ketua Umum PBNU dan Pertarungan Legitimasi di Muktamar Tambakberas

Skenario Pemilihan Ketua Umum PBNU dan Pertarungan Legitimasi di Muktamar Tambakberas

Rabu, 26 Agu 2026 17:22 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 17:22 WIB

Kritik memang kerap terasa menyakitkan, namun akan jauh lebih menyakitkan apabila kritik tersebut sama sekali tidak didengarkan.…

Gus Yahya Jelaskan Mekanisme Usulan AHWA di Lokasi Registrasi Muktamar Ke-35 NU

Gus Yahya Jelaskan Mekanisme Usulan AHWA di Lokasi Registrasi Muktamar Ke-35 NU

Rabu, 26 Agu 2026 14:52 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 14:52 WIB

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terus mematangkan persiapan penyelenggaraan forum tertinggi organisasi.…

Semarak SMARTFREN RUN Malang 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Digital

Semarak SMARTFREN RUN Malang 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Digital

Selasa, 25 Agu 2026 17:15 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 17:15 WIB

SMARTFREN RUN Malang 2026 hadir dengan lari 5K, komunitas, UMKM, serta penguatan jaringan yang didukung sekitar 2.700 BTS.…

Apresiasi Karya Perupa Jombang, Ning Lia: Lukisan Muasis NU Simbol Perjuangan Bangsa

Apresiasi Karya Perupa Jombang, Ning Lia: Lukisan Muasis NU Simbol Perjuangan Bangsa

Selasa, 25 Agu 2026 06:43 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 06:43 WIB

Menyambut gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), atmosfer di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas…

64 Jurnalis Adu Strategi di Turnamen Domino Kemerdekaan 2026

64 Jurnalis Adu Strategi di Turnamen Domino Kemerdekaan 2026

Senin, 24 Agu 2026 20:28 WIB

Senin, 24 Agu 2026 20:28 WIB

64 jurnalis mengikuti Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 di Surabaya untuk mendorong domino sebagai olahraga prestasi.…

Kakan Kemenag Jombang Ngerock Pakai Blangkon di Muktamar Ke-35 NU, Panggung Tambakberas Pecah!

Kakan Kemenag Jombang Ngerock Pakai Blangkon di Muktamar Ke-35 NU, Panggung Tambakberas Pecah!

Minggu, 23 Agu 2026 22:38 WIB

Minggu, 23 Agu 2026 22:38 WIB

Panggung Expo dan Bazar Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Lapangan Parkir Timur Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur…