Pemkab Sumenep Siapkan 30 Hektare Lahan di Patean untuk Usulan KEK Tembakau Madura
SUMENEP, KlikJOMBANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyatakan dukungan penuh terhadap pengusulan Madura sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau.
Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemkab Sumenep telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 30 hektare yang berlokasi di wilayah Patean.
Dukungan strategis ini disampaikan langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menerima audiensi organisasi Karsana Muda Madura (KAMURA).
Pertemuan formal tersebut berlangsung hangat di Ruang VIP Pasebhan Agung, Rumah Dinas Bupati Sumenep, pada Rabu (16/9/2026).
Audiensi bersama Bupati Sumenep ini merupakan rangkaian kunjungan ketiga KAMURA ke empat pemerintah kabupaten se-Madura dalam menggalang komitmen daerah.
Langkah ini dilakukan guna melengkapi berkas dokumen administrasi usulan penetapan KEK Madura sebelum diserahkan ke tingkat provinsi.
Dalam menyambut rombongan KAMURA, Bupati Fauzi didampingi jajaran pimpinan dinas, mulai dari Diskoperindag, Dinas PUTR, hingga Dinas PKP.
Hadir pula Sekretaris Bappeda serta perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumenep.
Fauzi menegaskan bahwa pengusulan KEK Tembakau Madura harus menjadi gerakan bersama demi mendongkrak perekonomian lokal dan mengoptimalkan potensi komoditas unggulan daerah.
Dukungan Pemkab Sumenep tidak sekadar menjadi pernyataan sikap di atas kertas, melainkan dibuktikan dengan langkah konkret penyiapan pemetaan lokasi.
Ia menjelaskan bahwa wilayah Patean dipilih sebagai lokasi ideal seluas 30 hektare apabila usulan KEK resmi mendapat persetujuan dan penetapan dari pemerintah pusat.
Meski demikian, penyediaan lahan tersebut tetap wajib mengacu pada kajian teknis mendalam serta mematuhi seluruh regulasi dan prosedur hukum yang berlaku.
Guna mempercepat proses formal, Fauzi mendorong tim KAMURA untuk memperluas jangkauan komunikasi dan koordinasi yang lebih intensif dengan Pemprov Jawa Timur.
Ia mengingatkan pentingnya kesamaan visi dan konsistensi langkah di antara empat kabupaten di Madura agar proses pengusulan tidak tersendat di tengah jalan.
Sementara itu, Ketua KAMURA Subairi Muzakki menyambut positif komitmen penyediaan lahan tersebut dan menganggapnya sebagai progress substantif yang sangat penting.
Menurut Subairi, kepastian ketersediaan lokasi sering kali menjadi batu sandungan utama dalam pengajuan syarat administratif KEK di berbagai daerah lain.
KAMURA mengusung konsep integrasi satu kawasan empat klaster agar seluruh kabupaten di Madura dapat saling menopang dan tumbuh bersama tanpa ada yang tertinggal.
Editor : Redaksi