Bukan Sekadar Panggung Politik, ARCI Nilai Lia Istifhama Senator Jatim yang Konsisten Bawa Aspirasi Warga
SURABAYA, KlikJOMBANG — Pengamat politik dari Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI), Baihaki Sirait, menilai Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, sebagai salah satu tokoh perempuan yang memiliki kiprah nyata serta konsisten di Jawa Timur.
Baca juga: Temui Waka Polrestabes Surabaya, Lia Istifhama Tekankan Penyelesaian Hukum Humanis dan Profesional
Menurut Baihaki, kiprah perempuan yang akrab disapa Ning Lia itu tidak sekadar berhenti pada wacana atau pernyataan politik semata. Kepeduliannya terhadap masyarakat dinilai hadir lewat aksi nyata dengan terlibat langsung menyerap persoalan warga di lapangan.
“Kepedulian Lia Istifhama terhadap perjuangan nasib masyarakat, UMKM, dan perempuan itu nyata lewat perjuangan jalur pemerintahan. Termasuk juga tidak segan-segan turun ke masyarakat untuk mendengar keluh kesah serta memberikan solusi,” ujar Baihaki kepada KlikJOMBANG, Rabu (16/9/2026).
Baihaki menilai pola kerja tersebut menjadi standar penting bagi seorang wakil daerah. Menurutnya, ukuran kiprah politik tidak hanya dilihat dari seberapa sering pejabat bicara di ruang publik, tetapi dari sejauh mana aspirasi warga bisa ditransformasikan menjadi kebijakan.
“Jadi bukan hanya bicara tentang masyarakat, tetapi bagaimana persoalan yang ditemukan di lapangan kemudian diperjuangkan secara konkret melalui jalur pemerintahan,” tuturnya.
Ia menambahkan, perhatian Ning Lia terhadap masyarakat memiliki cakupan yang amat luas. Isu yang dikawal mulai dari pengembangan UMKM, pemberdayaan perempuan, perlindungan ibu dan anak, pendidikan inklusif, lingkungan, hingga pendampingan kelompok masyarakat rentan.
Di sektor UMKM misalnya, Lia terus mendorong para pelaku usaha lokal agar tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, memperluas akses pasar, serta meningkatkan daya saing produk.
Langkah ini dinilai sangat strategis karena sektor UMKM bersentuhan langsung dengan ketahanan ekonomi warga. Ketika pelaku usaha kecil mendapat dukungan regulasi, akses pasar, dan teknologi yang memadai, dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat bawah.
Baca juga: FKPQ Jatim Mengadu ke DPD RI Lia Istifhama, Ungkap Guru Ngaji Belum Tersentuh Bantuan Provinsi
Perhatian tersebut juga menyasar kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas yang memiliki usaha. Lia secara konsisten mendorong agar kelompok ini memperoleh dukungan regulasi yang adil serta ruang pasar yang lebih inklusif.
Kepedulian pada ekonomi kerakyatan dan pertanian tak lepas dari rekam jejak organisasinya. Lia tercatat aktif di berbagai organisasi pemberdayaan, seperti Fatayat NU Jawa Timur hingga DPD Perempuan Tani HKTI Jawa Timur.
Baihaki juga menyoroti fokus pemberdayaan perempuan sebagai karakter yang menonjol dari figur Lia. Menurutnya, pemberdayaan perempuan tidak boleh dimaknai sebatas kegiatan sosial seremonial, melainkan pemberian akses yang setara di berbagai sektor.
Akses setara yang terus diperjuangkan meliputi bidang pendidikan, kesehatan, peluang ekonomi, hingga kepemimpinan perempuan di ruang pengambilan keputusan publik. Hal ini tefleksikan dari rekam jejak aktivitasnya yang konsisten mengangkat isu-isu tersebut.
Kiprah dan konsistensinya bahkan mengantarkan senator asal Jatim ini meraih apresiasi nasional, salah satunya penghargaan The Inspirational Women Leadership and Community Empowerment pada ajang Radar Jember Award 2026.
Baca juga: Kikis Apatisme Politik Generasi Muda, Ning Lia Sabet Award Senator Penggerak Demokrasi
Tak hanya itu, Lia juga menaruh perhatian besar pada bidang pendidikan. Ia mendorong pemerataan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kesetaraan akses pendidikan, termasuk penyiapan fasilitas bagi anak-anak penyandang disabilitas.
Isu keselamatan di lingkungan sekolah turut menjadi fokus perhatiannya. Lia kerap menyuarakan pentingnya menciptakan ekosistem sekolah yang aman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk ancaman kekerasan terhadap pelajar.
Atas konsistensi menjaga keterkaitan antara isu lapangan dan kebijakan publik, respons positif publik terhadap Lia terus menguat. “Wajar bila Lia Istifhama mendapat respons positif. Itu juga terbukti dalam beberapa hasil survei yang dilakukan ARCI,” kata Baihaki.
Baihaki menyimpulkan, kekuatan utama Lia terletak pada kemampuannya menghubungkan persoalan akar rumput dengan fungsi legislator di tingkat nasional, sehingga kewenangannya benar-benar menghadirkan manfaat nyata bagi warga Jawa Timur.
Editor : Redaksi