Muktamar ke-35 NU Usai, Posko EMILIA Inisiasi Senator Lia Istifhama Jadi Rumah Kreatif Jurnalis

Reporter : Redaksi

Muktamar ke-35 NU Usai, Posko EMILIA Inisiasi Senator Lia Istifhama Jadi Rumah Kreatif Jurnalis

KlikJOMBANG — Perhelatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, telah usai digelar sepekan lalu. Agenda tertinggi organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut resmi menetapkan KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) sebagai Ketua Umum PBNU dan KH. Miftachul Akhyar (Yai Mif) sebagai Rais Aam.

Baca juga: Khidmat Penggembira Muktamar ke-35 NU di Tambakberas: Ketua DPC PKB Pati Berpulang

Momen historis ini tidak hanya menyedot perhatian warga nahdliyin, tetapi juga memicu hadirnya berbagai posko singgah di sekitar lokasi acara. Mulai dari individu, organisasi kemasyarakatan, partai politik, hingga para kandidat PBNU mendirikan fasilitas khusus untuk mendukung kelancaran acara.

Tak ketinggalan, Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, turut mengambil peran dengan mendirikan Posko Energi Milenial untuk Indonesia (EMILIA). Posko yang diinisiasi oleh senator asal Jatim ini hadir dengan konsep yang unik dan fungsional.

Posko EMILIA dirancang bukan sekadar tempat menginap atau melepas lelah. Fasilitas ini bertransformasi menjadi ruang kreatif sekaligus pusat aktivitas bagi puluhan pekerja media dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Para jurnalis yang memanfaatkan posko tersebut berasal dari beragam kelompok. Di antaranya media yang tergabung dalam Forum Komunikasi Jurnalis Nahdliyin (FJN) serta Tim B59 yang merupakan Media Center Anggota DPD RI Lia Istifhama.

Tak hanya itu, posko ini juga menjadi jujukan utama bagi para jurnalis lintas media yang datang dari kawasan Surabaya, Sidoarjo, hingga Gresik untuk menyelesaikan tugas peliputan mereka.

Fasilitas ini mendapat apresiasi positif dari para insan pers yang bertugas di lapangan. Koordinator Liputan JTV, Fakhrurozi, menyatakan bahwa keberadaan posko tersebut sangat menunjang efisiensi kerja wartawan selama meliput dinamika Muktamar NU.

"Alhamdulillah, posko yang diinisiasi Ning Lia ini sangat membantu kerja kami para jurnalis. Posko ini tempat bekerja sekaligus beristirahat," ujar Fakhrurozi, kepada Klikjombang.com Minggu (5/9/2026).

Rasa syukur juga disampaikan oleh Muhammad Ibnu Al Farabi atau yang akrab disapa Obi, jurnalis Klik Jombang. Kediamannya dipilih oleh Ning Lia untuk dijadikan lokasi Posko EMILIA selama gelaran muktamar berlangsung.

Obi mengungkapkan bahwa dirinya menerima kompensasi sewa yang sangat layak dari Senator Jatim tersebut. Di sisi lain, ia juga merasa bangga bisa memberikan kontribusi langsung sebagai tuan rumah bagi rekan-rekan jurnalis dari berbagai daerah.

Baca juga: Gus Han Dorong Pembentukan Kabinet Antaraxia PBNU Pasca-Muktamar

"Sebagai warga Tambakberas Jombang tuan rumah Muktamar NU, saya bangga bisa melayani teman-teman jurnalis selama pelaksanaan Muktamar. Selain itu, saya juga mendapat kompensasi materi dari sewa rumah," jelas Obi, yang juga anggota FJN tersebut.

Kenyamanan posko yang berlokasi di dalam Perumahan Bahrul Ulum Menara Asri (BUMA) ini turut diakui oleh para tokoh lokal. Wakil Sekretaris PC GP Ansor Situbondo, Ahmad Zaini, menyebut fasilitas yang disediakan sangat lengkap dan mendukung produktivitas.

"Posko Emilia ini representatif, nyaman untuk bekerja dan beristirahat. Makanan, kopi hingga wifi tersedia di sini. Saya salut dengan kepedulian Ning Lia terhadap para jurnalis," kata Zaini saat berkunjung bersama Kepala Desa Besuki, Achmad Zarkasyi.

Selama muktamar berlangsung, Posko EMILIA juga menjelma menjadi titik kumpul strategis bagi lintas tokoh nasional dan daerah. Sejumlah anggota DPD RI dari Kaukus Nahdliyin tampak hadir bersilaturahmi, seperti Boy Latuconsina (Maluku), H. Abdullah (Papua Barat), dan Hj. Ade Yuliasih (Banten).

Selain jajaran legislator, posko ini juga dikunjungi tokoh-tokoh informal Jawa Timur. Di antaranya Pengasuh Ponpes Nuriddahlani Banyuanyar Probolinggo H. Muhammad Faiz Mahfudz (Gus Faiz), serta mantan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jatim Agus Muttaqin.

Baca juga: Fauzi Priambodo Beberkan 2 PR Besar Gus Kikin Pasca-Muktamar ke-35 NU

Tokoh publik lain yang menyempatkan hadir di antaranya Kepala Desa Tejoasri Lamongan Yusuf Bachtiar, Ketua Umum Poros Muda NU Ramadhan Isa, hingga Ketua LBH Ansor Jawa Timur Muhammad Syahid.

Secara terpisah, Ning Lia menyatakan rasa syukurnya dapat berkontribusi langsung memberikan manfaat bagi insan pers selama Muktamar ke-35 NU. Ia menegaskan bahwa posko tersebut terbuka luas bagi seluruh jurnalis tanpa membeda-bedakan latar belakang media.

Rangkaian kontribusi Ning Lia sebetulnya telah dimulai sebelum pembukaan muktamar. Ia sempat melakukan napak tilas ke Ponpes Bahrul Ulum, bersilaturahmi ke putri KH. Wahab Hasbullah (Bu Nyai Mundjidah Wahab), serta menggelar aksi sosial fogging di sekitar area kegiatan pada H-3.

Di penghujung perhelatan, Ning Lia memenangkan lelang lukisan dan membawa pulang sebuah oleh-oleh istimewa berupa foto karya bernilai sejarah tinggi, yakni sosok Hadratussyekh KH. Hasyim Asy'ari.

"Alhamdulillah, kalau selama pelaksanaan Muktamar NU ini kehadiran saya membawa manfaat bagi orang banyak. Sebab pesan Ayah saya, KH. Masykur Hasyim adalah khairu an-naas anfa'uhum lin-naas, yang artinya sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama," pungkas Lia.

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru