Semarakkan Muktamar ke-35 NU, PB IKA PMII Siapkan Empat Serial Diskusi Strategis dan Bedah Buku
JAKARTA, KlikJombang – Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII) tengah menyiapkan serangkaian agenda diskusi strategis untuk menyemarakkan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang.
Perhelatan akbar tersebut rencananya bakal dipusatkan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, dan dibuka secara resmi pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Muktamar NU kali ini diproyeksikan menjadi ajang silaturahmi berskala nasional yang mempertemukan ribuan aktivis serta tokoh NU dari seluruh penjuru Nusantara.
Program Manager Syiar dan Gebyar Muktamar PB IKA PMII, M Sholeh Basyari, menyampaikan bahwa momentum historis ini dimanfaatkan untuk memperkuat idealisme keilmuan dan merawat ekosistem gerakan.
"Ya, kita bedah berbagai masalah bangsa secara komprehensif melalui empat serial diskusi ditambah agenda bedah buku," ujar Sholeh kepada Klikjombang.com, Minggu (16/8/2026).
Sholeh menjelaskan, empat topik utama yang diusung meliputi ketahanan energi, ketahanan pangan, gerakan Islam Indonesia kontemporer, hingga reaktualisasi Nahdlatut Tujjar.
Pembahasan mengenai isu ketahanan pangan dan energi dirancang khusus guna menyelaraskan serta menyukseskan program-program prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Sementara itu, diskursus seputar gerakan Islam dan reaktualisasi Nahdlatut Tujjar ditujukan langsung untuk menyasar para pemangku kepentingan (stakeholder) di lingkungan ke-NU-an.
Menurut Sholeh, ekosistem keilmuan NU secara historis berada dalam satu garis perjuangan dengan peta gerakan keumatan, keislaman, sekaligus keindonesiaan.
Merujuk pada agenda resmi organisasi, rangkaian diskusi ini akan menghadirkan deretan narasumber ternama, mulai dari pejabat pemerintah, profesional, komisioner lembaga negara, hingga kalangan akademisi.
Diskusi mengenai ketahanan pangan bakal digelar di Museum Hasyim Asy'ari Tebuireng, menghadirkan Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono, Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, Dirut BRI, serta Ketua Umum PP GP Ansor Addin Jauharudin.
Untuk isu ketahanan energi, forum berlokasi di Gedung Jombang Expo dengan pembicara antara lain Komisioner DEN M Kholid Syeirazi, GM Pertamina EP Cepu Zulfikar Akbar, Dirut Sarana Pembangunan Rudolf T Sirat, dan Dirut Bank Jatim Winardi Legowo.
Adapun diskusi geopolitik dan gerakan Islam kontemporer menghadirkan Ketua PBNU Ulil Abshar Abdalla, Wamenlu Anis Matta, pakar geopolitik Bosman Mardigu, serta Akademisi UIN Khas Jember M Khusna Amal.
Sementara itu, sesi reaktualisasi Nahdlatut Tujjar yang bertempat di Pascasarjana Undar Jombang mengundang Dirjen Ekonomi Haji Jaenal Effendi, Komisioner BNSP M Nur Hayid, mantan Gubernur BI Perry Warjiyo, dan Komisaris PLN Icon Plus Saifullah Maksum.
Sebagai penutup, PB IKA PMII mengagendakan bedah buku bertajuk "Dari Pergerakan Menuju Kepemimpinan: Jejak Langkah Alumni PMII" pada Jumat, 28 Agustus 2026, di PP Mamba'ul Ma'arif Denanyar.
Acara bedah buku tersebut dijadwalkan dibuka dengan sambutan dari Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar serta orasi utama dari Ketua Umum PB IKA PMII Fathan Subchi.
Diskusi literasi tersebut menghadirkan tokoh nasional seperti Mensesneg Juri Ardiantoro, Ketua Bidang Fatwa MUI Asrorun Ni'am, Ketua KPU RI Afifuddin, Komisioner BAZNAS Idy Muzayyad, dan Rektor UIN Walisongo Musahadi.
Editor : Redaksi