Buka Media Expo 2026 Sumenep, Ning Lia Dorong Pers Jadi Motor Ekonomi Kreatif Madura
SUMENEP, KlikJOMBANG - Kehadiran Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, menyedot perhatian publik dalam gelaran Media Expo 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Selasa (27/10/2026). Senator yang akrab disapa Ning Lia tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan insan pers yang memadati lokasi acara.
Baca juga: Ning Lia Apresiasi Peran Pemuda di Surabaya yang Jadi Garda Depan Penyelamat Lingkungan
Dengan senyum khas dan gestur ramah, Ning Lia menyapa deretan warga serta pelaku usaha yang hadir. Di tengah kemeriahan kegiatan, ia menyampaikan pesan krusial mengenai masa depan ekonomi kreatif Madura dan peran strategis media massa dalam mengangkat potensi lokal ke kancah nasional.
Dalam orasinya di panggung Media Expo 2026, Ning Lia menegaskan bahwa pers era modern tidak boleh lagi sekadar berfungsi sebagai saluran penyampai berita. Lebih jauh dari itu, media massa dituntut mampu bertransformasi menjadi penggerak ekonomi masyarakat serta wadah pemberdayaan potensi daerah.
"Media Expo 2026 menjadi momentum kolaborasi penting untuk mempertemukan insan pers, pelaku usaha, komunitas kreatif, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah," ujar Ning Lia di Sumenep.
Ajang Media Expo 2026 ini merupakan buah kolaborasi tiga media lokal di Madura, yakni KlikTimes.id, LensaMadura.com, dan NusaInsider.com. Perhelatan ini digelar khusus untuk menyemarakkan Peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-81 sekaligus Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-757.
Mengusung tema "Bersama Media Membangun Ekonomi Kreatif Jawa Timur dan Sumenep Menuju Gerbang Baru Nusantara", pameran ini memfasilitasi perjumpaan lintas sektor. Berbagai produk unggulan UMKM, inovasi teknologi, hingga karya seni daerah dipamerkan guna menarik minat pasar yang lebih luas.
Menurut Ning Lia, Kabupaten Sumenep menyimpan kekayaan budaya serta kreativitas masyarakat yang bernilai ekonomis tinggi. Potensi tersebut terrentang mulai dari kerajinan batik khas Madura, seni pertunjukan tradisional, musik tong-tong, wisata kuliner, hingga ragam destinasi alam yang memikat.
Kendati demikian, alumni Universitas Airlangga (Unair) ini menggarisbawahi bahwa kekayaan potensi daerah tidak akan berdampak maksimal tanpa adanya penguatan strategi promosi. Inovasi berkelanjutan dan jaringan kolaborasi dinilai menjadi kunci utama agar produk lokal mampu menembus pasar nasional hingga internasional.
Baca juga: Warisan Leluhur Jangan Hilang, Senator Lia Istifhama Disambut Hangat Masyarakat Nganjuk
"Kolaborasi ini menunjukkan bahwa media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi ruang bertemunya gagasan, kreativitas, dan peluang ekonomi bagi masyarakat," kata Ning Lia memaparkan pandangannya.
Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat saat ini dinilai memberikan peluang besar bagi para pelaku UMKM. Dalam konteks ini, media digital memegang peran kunci sebagai jembatan penghubung antara kreativitas perajin daerah dan calon konsumen di berbagai wilayah.
Lebih lanjut, anggota DPD RI ini mengingatkan bahwa percepatan kemajuan ekonomi daerah tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah semata. Diperlukan sinergi aktif dari dunia usaha, insan pers, komunitas kreatif, serta partisipasi publik untuk membentuk ekosistem ekonomi yang mandiri.
"Media Expo 2026 tidak sekadar menjadi kegiatan untuk memeriahkan peringatan hari jadi daerah, tetapi juga diharapkan mampu menjadi ruang promosi, pemberdayaan, dan penguatan kolaborasi lintas sektor," tegas senator asal Jawa Timur tersebut.
Ning Lia mengapresiasi inisiatif tiga media lokal yang menjadi insiator acara ini sebagai bentuk kado kreatif bagi masyarakat Sumenep. Langkah tersebut membeberkan bukti nyata bahwa pers dapat mengambil peran aktif dalam mendukung pembangunan sosial-ekonomi masyarakat.
Baca juga: Lindungi Anak dari Judi Online dan Pinjol, Senator Ning Lia Dorong Peran Sentral Ibu di Era Digital
Ia pun berharap semangat kebersamaan yang terbangun sepanjang gelaran acara tidak menguap begitu saja setelah pameran usai. Kerjasama konkret antara media, pelaku usaha, pemerintah daerah, dan komunitas kreatif harus terus dipelihara secara konsisten.
Dengan kombinasi kekayaan warisan budaya dan daya dukung sumber daya manusia yang ada, Ning Lia optimistis Sumenep berpeluang besar menjelma sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif baru di Jawa Timur.
Melalui suksesnya penyelenggaraan Media Expo 2026, semakin banyak karya masyarakat Madura yang dikenal luas, produk UMKM lokal kian terserap pasar, dan pintu peluang ekonomi bagi kesejahteraan masyarakat Sumenep terbuka makin lebar.
Editor : Redaksi