Ukir Prestasi Nasional, Siswa MAN 4 Jombang Raih Juara 3 Kaligrafi di UINSA Surabaya
JOMBANG, KlikJOMBANG - Prestasi membanggakan kembali diukir oleh santri sekaligus peserta didik asal Kabupaten Jombang di kancah nasional. Riziq Naqsa Asyh’ari, murid kelas XII A MAN 4 Jombang PP. Mamba’ul Ma’arif, sukses menyabet gelar Juara 3 Nasional dalam lomba kaligrafi tingkat perguruan tinggi dan umum.
Siswa berbakat tersebut meraih kemenangan dalam cabang lomba Musabaqoh Khattir Riq’ah pada gelaran Dies Maulidiyah Ikatan Qor'i dan Qor'iah Mahasiswa (IQMA) ke-37. Ajang bergengsi tingkat nasional ini diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya pada 23 Oktober 2026.
Capaian manis ini diraih Riziq melalui keahliannya menorehkan keindahan seni kaligrafi klasik dengan fokus pada jenis khat Riq’ah. Perlombaan tersebut menuntut ketelitian serta keindahan estetika tulisan Arab dari para pesertanya.
Dalam mekanisme kompetisi, seluruh peserta mengikuti sistem penilaian pengiriman karya secara ketat. Teks yang ditorehkan telah ditentukan secara resmi oleh pihak panitia, yakni bacaan doa Sayyidul Istighfar.
Sebagai informasi, khat Riq’ah merupakan salah satu gaya seni kaligrafi Arab yang legendaris karena berkembang pesat pada era Kesultanan Turki Utsmani. Gaya tulisan ini dikenal luas memiliki karakter bentuk huruf yang ringkas, sederhana, namun tetap mengandalkan ketegasan garis.
Karakteristiknya yang unik membuat khat Riq’ah tidak hanya difungsikan untuk penulisan dokumen resmi atau teks sehari-hari pada zamannya. Hingga kini, gaya Riq’ah terus dilestarikan dan dikembangkan sebagai salah satu cabang seni kaligrafi Islam bernilai tinggi.
Perjuangan Riziq hingga berhasil naik ke podium juara tidak didapatkan secara instan. Salah satu pembina seni kaligrafi MAN 4 Jombang, Muhammad Rois, mengungkapkan bahwa proses persiapan dan latihan intensif dilakukan selama kurang lebih satu setengah bulan.
Selama periode persiapan tersebut, porsi latihan harus diatur sedemikian rupa agar tidak mengganggu kewajiban belajar siswa di sekolah. Terlebih lagi, Riziq saat ini berada di kelas XII dan tengah memfokuskan diri menghadapi persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
“Waktu latihan kurang lebih satu setengah bulan, dengan menyesuaikan jadwal belajarnya karena fokus untuk TKA juga,” jelas Rois saat memberikan keterangan mengenai proses bimbingan anak didiknya kepada klikjombang.com, Rabu (28/10/2026).
Kedisiplinan serta manajemen waktu yang baik menjadi kunci utama keberhasilan Riziq dalam membagi konsentrasi. Langkah ini membuktikan bahwa pembinaan bakat seni dan tuntutan akademik dapat berjalan beriringan secara optimal.
Keberhasilan Riziq Naqsa Asyh’ari ini menjadi bukti nyata bahwa kesungguhan dalam mengasah potensi diri mampu membuahkan hasil manis. Catatan ini sekaligus menambah deretan panjang torehan prestasi MAN 4 Jombang di bidang seni Islami tingkat nasional.
Pihak sekolah memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian yang berhasil diraih oleh santri pondok pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang tersebut. Prestasi ini dinilai menjadi angin segar bagi dinamika pendidikan berbasis keagamaan di daerah.
Kepala MAN 4 Jombang, Moh. Ilyas, menyampaikan rasa bangga dan harapannya agar capaian Riziq dapat menularkan semangat positif kepada seluruh peserta didik lainnya. Ia mendorong para murid untuk tidak ragu mengeksplorasi bakat yang dimiliki.
Ilyas berharap keberhasilan ini menjadi pemantik motivasi bagi para siswa untuk terus mengembangkan potensi, berani tampil berkompetisi, serta konsisten mengharumkan nama madrasah dan pesantren di berbagai ajang kompetisi mendatang.
Editor : Redaksi