Ning Lia Apresiasi Peran Pemuda di Surabaya yang Jadi Garda Depan Penyelamat Lingkungan
SURABAYA, KlikJOMBANG - Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Hj. Lia Istifhama, memberikan apresiasi tinggi terhadap meluasnya kepedulian generasi muda di Surabaya yang kian aktif mengambil peran sebagai garda terdepan pelestari lingkungan hidup.
Baca juga: Warisan Leluhur Jangan Hilang, Senator Lia Istifhama Disambut Hangat Masyarakat Nganjuk
Senator yang akrab disapa Ning Lia tersebut menilai keberanian pemuda dalam menyuarakan isu lingkungan menjadi benteng utama untuk menekan ancaman krisis iklim akibat eksploitasi alam yang berlebihan.
Hal tersebut ditegaskan Ning Lia saat menjadi narasumber utama talk show bertajuk “Masa Depan Green Democracy: Kolaborasi Pemuda, Perempuan, dan Pemerintah dalam Pembangunan Berkelanjutan” di EXO Mangrove Surabaya, Minggu (25/10/2026).
Dalam agenda yang digagas Gerakan Aksi Sosial Pemuda (GAS Pemuda) itu, Ning Lia secara khusus memuji keberanian pemuda dan generasi Alpha yang dinilainya paham betul bahaya greedy economy atau ekonomi berbasis keserakahan.
“Generasi muda harus terus menjadi tonggak utama melawan greedy economy. Keserakahan dalam mengeksploitasi alam hanya membawa kerusakan, dan pemuda terbukti hadir untuk menjaga bumi ini,” ujar senator alumni Universitas Airlangga tersebut dikutip klikjombang.com, Rabu (28/10/2026).
Ning Lia mengaku sangat terkesan dan memberikan nilai lebih pada kepekaan anak-anak muda zaman sekarang, termasuk generasi Alpha, yang telah memiliki kesadaran ekologis matang sejak usia dini.
“Luar biasa sekali, mereka yang usianya masih sebaya anak saya sudah menunjukkan kedewasaan berpikir. Mereka berani bicara lugas tentang ancaman degradasi iklim jika bumi tidak kita rawat bersama,” puji Ning Lia.
Menurutnya, semangat kritis anak muda ini selaras dengan konsep green democracy atau demokrasi hijau yang terus diusung oleh Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin.
Ia menegaskan bahwa gagasan besar tersebut membutuhkan partisipasi aktif pemuda agar kebijakan publik dan arah bisnis nasional tidak lagi mengabaikan aspek kelestarian lingkungan.
Baca juga: Lindungi Anak dari Judi Online dan Pinjol, Senator Ning Lia Dorong Peran Sentral Ibu di Era Digital
“Bapak Sultan di DPD RI terus menyemangati green economy. Bisnis tidak boleh sekadar business as usual, tapi harus business as ecological. Politik pun wajib bergeser menjadi political as ecological,” tegasnya.
Senator yang kerap tampil elegan dengan busana batik ini menambahkan, suara pemuda dibutuhkan agar sistem demokrasi melahirkan kebijakan yang pro-lingkungan hidup.
“Demokrasi harus menjadi katalisator pemulihan hijau. Kebijakan pemerintah tidak boleh hanya memikirkan kebutuhan manusia jangka pendek, tapi wajib menjaga keseimbangan ekologis demi masa depan pemuda itu sendiri,” jelasnya.
Untuk memperkuat pergerakan pemuda, Ning Lia mendorong penguatan green integrity melalui kolaborasi nyata antara pemuda, pemerintah, kelompok perempuan, dan dunia usaha dalam mengantisipasi krisis pangan serta air bersih.
Sementara itu, Pendiri sekaligus Ketua Umum GAS Pemuda, Charly Haryono Teguh, mengaminkan pentingnya peran pemuda yang disinggung Ning Lia dalam momen peringatan satu tahun organisasinya.
Baca juga: Keceriaan Kirab Hari Santri 2026 Probolinggo: Kala Pantun Ning Lia Bakar Semangat Ratusan Santri
Charly menjelaskan bahwa sejak berdiri pada 28 Oktober 2025, GAS Pemuda tidak hanya fokus pada aksi kemanusiaan seperti pembagian sembako dan 1.000 paket makanan gratis untuk warga prasejahtera di Surabaya.
Mengusung visi “Merajut Kepedulian, Menggerakkan Kebaikan”, gerakan pemuda ini kini memperluas dampak positifnya ke sektor lingkungan hidup melalui penanaman pohon mangrove dan edukasi ekologi.
Ia berharap apresiasi dan dorongan dari DPD RI dapat semakin membakar semangat anak muda untuk terus konsisten menjaga kelestarian alam nusantara.
Rangkaian acara bertukar gagasan tersebut diakhiri dengan hangat saat Ning Lia menyampaikan pantun khusus yang memicu riuh tepuk tangan peserta.
“Rayuan mantan bisa jadi bikin hati gelisah, namun jika tak jodoh apalah mau dikata. Selamat ulang tahun GAS Pemuda, terus gas-kan kebaikan untuk Indonesia tercinta,” tutupnya seraya menerima bibit pohon sebagai simbol komitmen hijau pemuda.
Editor : Redaksi