Grebeg Tahu Sumbermulyo Jombang: Wujud Syukur sekaligus Dongkrak Ekonomi UMKM Lokal
Sumbermulyo, KlikJOMBANG — Suasana semarak dan penuh kebersamaan mewarnai Dusun Bapang, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, pada Jumat (4/9/2026) siang.
Baca juga: Sebanyak 256 Siswa SMPN 1 Kabuh Jombang Diduga Keracunan MBG, DPRD Desak Investigasi SPPG
Ratusan warga memadati area kegiatan untuk menghadiri gelaran tradisi tahunan "Grebeg Tahu" yang berlangsung meriah.
Pesta rakyat ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H sekaligus HUT Jam’iyah Mahabbaturrosul (JMR) ke-62.
Bupati Jombang H. Warsubi hadir langsung untuk membuka agenda budaya dan ekonomi kreatif yang menjadi kebanggaan warga setempat tersebut.
Sejumlah pejabat daerah turut mendampingi Bupati, di antaranya Sekretaris Daerah Agus Purnomo beserta para asisten, staf ahli, dan kepala OPD terkait.
Hadir pula Pimpinan Jam’iyah Mahabbaturrosul Gus Aunur Rokhim, jajaran Forkopimcam Jogoroto, hingga perangkat Desa Sumbermulyo dan BPD.
Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menyampaikan apresiasi tinggi atas konsistensi warga dan panitia dalam merawat tradisi lokal tersebut.
Ia menilai Grebeg Tahu bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud rasa syukur atas melimpahnya rezeki dari industri olahan tahu.
"Atas nama Pemkab Jombang, saya menyampaikan selamat HUT ke-62 Jam’iyah Mahabbaturrosul. Semoga semakin membawa manfaat bagi umat," ujar Warsubi dikutip KlikJOMBANG.com, Sabtu (5/9/2026).
Baca juga: LBHAM Desak Kasus Keracunan MBG di SMPN 1 Kabuh Jombang Diusut Tuntas: SPPG Harus Ditutup!
Warsubi menegaskan bahwa Desa Sumbermulyo memiliki keunggulan strategis karena menjadi sentra produksi dan rumah bagi banyak pengusaha tahu.
Melalui tradisi ini, komoditas tahu khas Jogoroto diharapkan semakin dikenal luas serta mampu menumbuhkan kecintaan terhadap produk kuliner lokal.
Geliat UMKM tahu ini juga diproyeksikan dapat memperkuat sektor pariwisata daerah, melengkapi ragam wisata alam, religi, dan budaya di Jombang.
"Saya berharap acara ini terus memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat Jogoroto dan sekitarnya," tutur Bupati Jombang.
Guna menjaga kelangsungan usaha di era digital, Warsubi turut mengingatkan para perajin tahu untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi.
Baca juga: Heboh Penampilan Happy Asmara di Penutupan Expo Muktamar ke-35 NU Jombang
Kendati demikian, ia menekankan pentingnya menjaga kualitas bahan dan cita rasa agar produk tetap diminati pasar secara berkelanjutan.
"Promosi bisa gencar lewat medsos, tapi jangan asal viral. Kualitas dan mutu produk harus tetap dijaga," tegas Warsubi.
Kemeriahan puncaknya terlihat saat 14 mobil pawai yang membawa gunungan tahu mulai diarak dan menjadi rebutan warga yang hadir.
Menariknya, beberapa gunungan tahu didesain unik menyerupai ikon daerah, seperti Ringin Contong, Masjid Agung, hingga Pendopo Kabupaten Jombang.
Editor : Redaksi