Dapur Umum Muktamar Ke-35 NU di Jombang Sediakan 7.000 Porsi Nasi Daging Gratis Per Hari
Tambakberas, KlikJOMBANG - Dapur umum swadaya resmi beroperasi untuk menyambut antusiasme jutaan pencinta Nahdlatul Ulama (muhibbin) yang memadati arena Muktamar Ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur. Layanan logistik ini disiapkan guna membagikan sedikitnya 7.000 porsi nasi gratis setiap hari kepada para pengunjung.
Kehadiran dapur umum ini menjadi angin segar bagi warga nahdliyin yang datang dari berbagai pelosok Nusantara. Layanan konsumsi cuma-cuma tersebut dihadirkan untuk memastikan kenyamanan para penggila NU selama mengikuti seluruh rangkaian perhelatan akbar tersebut.
Koordinator Bidang Konsumsi, Lailatun Ni'mah atau yang akrab disapa Ning Eli, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga kualitas serta kesegaran santapan bagi para muhibbin. Selain itu, alur pembagian juga diatur sedemikian rupa guna mengantisipasi penumpukan massa di lokasi.
"Pendistribusian ini dibagi dua shift, siang jam 11.00 WIB dan sore jam 17.00 WIB. Tiap shift disiapkan 3.500 bungkus," ujar Ning Eli saat dikonfirmasi di arena Muktamar, Jumat (28/8/2026) dikutip KlikJOMBANG.com.
Operasional dapur umum ini berjalan mandiri berkat kedermawanan dan solidaritas warga nahdliyin. Seluruh bahan pokok yang diolah saban hari murni berasal dari sumbangan donatur, alumni pesantren, hingga para wali santri di wilayah Jombang dan sekitarnya.
Sajian yang dihidangkan kepada para muhibbin pun dipastikan bergizi dan bervariasi setiap harinya. Uniknya, hidangan utama yang disajikan kepada para tamu didominasi oleh olahan daging segar.
"Alhamdulillah menunya daging terus, karena kita mendapat bantuan pasokan tujuh ekor sapi dari para alumni," terang Ning Eli.
Kelancaran operasional dapur umum ini terwujud berkat kolaborasi erat antarorganisasi di bawah naungan NU. Puluhan relawan bekerja secara bergantian mulai dari proses pengolahan bahan hingga pembagian makanan.
Baca juga: Isu Risywah di Muktamar NU, Pengamat: Godaan Elite Bukan Dosa Kasatmata, Tapi Pembenaran Diri
Personel yang terlibat merupakan gabungan dari Badan Otonom (Banom) NU, seperti Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Banser, Fatayat NU, serta IPNU dan IPPNU. Tak hanya itu, personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) juga turut diterjunkan ke lokasi.
"Para relawan membagi tugas mulai dari penyiapan bahan, pemotongan daging, meracik bumbu, memasak dalam kawah besar, hingga membungkus paket nasi," tutur Ning Eli.
Seluruh paket nasi yang telah siap kemudian dibagikan secara tertib kepada para muhibbin yang mengantre di area dapur umum. Kedisiplinan para relawan membuat proses pembagian berjalan lancar tanpa desak-desakan.
Melalui semangat gotong royong ini, dapur umum Muktamar Ke-35 NU tak sekadar menjadi pusat pemenuhan kebutuhan logistik. Fasilitas ini menjadi cermin nyata kehangatan dan tradisi kebersamaan khas warga Nahdlatul Ulama.
Baca juga: Silaturahmi ke Tambakberas Jombang, Presiden PKS Temui Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU
Di sisi lain, keberadaan dapur umum ini juga membawa dampak positif bagi perekonomian warga lokal. Pihak panitia menggandeng pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat untuk menyuplai kebutuhan konsumsi.
Keterlibatan sektor UMKM ini disiapkan secara khusus untuk melayani kebutuhan konsumsi para peserta resmi Muktamar atau para Muktamirin. Langkah ini diambil sekaligus untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat Jombang selama perhelatan berlangsung.
"Kita juga melibatkan 20 UMKM untuk menyuplai konsumsi para Muktamirin," pungkas Ning Eli.
Sinergi antara relawan, donatur, dan pelaku UMKM ini memastikan perhelatan Muktamar Ke-35 NU di Jombang tak hanya sukses secara organisatoris, tetapi juga menghadirkan keberkahan sosial serta ekonomi bagi masyarakat luas.
Editor : Redaksi