Paralayang

Sabet Juara I Kejurda Paralayang Jatim, Santri Tebuireng Ukir Prestasi Dirgantara

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Shanum saat menerima medali juara 1 paralayang,ist
Shanum saat menerima medali juara 1 paralayang,ist

Sabet Juara I Kejurda Paralayang Jatim, Santri Tebuireng Ukir Prestasi Dirgantara

KlikJOMBANG — Santri SMP Sains Tebuireng Jombang, Shanum Anjanique (13), sukses menyabet posisi puncak dalam kejuaraan olahraga dirgantara tingkat regional. Atlet muda asal Pacitan tersebut resmi meraih Juara I pada ajang Danlanud Abdulrachman Saleh Open/Kejuaraan Daerah (Kejurda) Paralayang Jawa Timur 2026.

Kejuaraan bergengsi tersebut digelar di kawasan Gunung Banyak, Kota Batu, pada 18–20 September 2026. Shanum yang kini duduk di kelas VII tampil mengesankan setelah berhasil menyingkirkan puluhan peserta lainnya dari berbagai daerah.

Peta persaingan di papan atas Kejurda Paralayang Jatim 2026 tergolong cukup ketat. Shanum sukses menduduki peringkat I, mengungguli Feby Erwanti asal Jombang di posisi runner-up serta Wahyu Inggar Sasi Pratama dari Mojokerto di peringkat III.

Capaian ini mempertegas peningkatan performa Shanum di arena paralayang Jawa Timur. Sebelumnya, ia meraih Juara II kategori siswa putri nomor ketepatan mendarat (accuracy) pada ajang Liga Paralayang Jawa Timur Seri I 2026 di lokasi yang sama, 17–19 Juli 2026.

Rasa syukur dipanjatkan Shanum saat menaiki podium tertinggi untuk menerima medali dan piagam penghargaan. Piagam tersebut ditandatangani langsung oleh Danlanud Abdulrachman Saleh selaku Ketua Umum FASI Jatim Marsekal Pertama TNI Reza RR Sastranegara, S.Sos., M.A.P., MNSS, dan Ketua Pengprov Paralayang Jatim H. Arif Eko Wahyudi, S.E., M.M.

Keberhasilan sang atlet muda meraih podium utama diraih di tengah kesibukannya menempuh pendidikan agama. Orang tua Shanum, Hari DC, mengungkapkan bahwa masa persiapan putrinya menjelang kompetisi ini terbilang sangat mepet.

Meskipun waktu persiapan minim, semangat pantang menyerah dan dukungan doa menjadi modal penting bagi Shanum. "Alhamdulillah anak saya meraih juara pertama dalam Kejurda tersebut," kata Hari saat memberikan keterangan, Senin (21/9/2026).

Pihak keluarga memberikan apresiasi tinggi kepada pengurus Pesantren Sains Tebuireng Jombang atas izin dan fleksibilitas yang diberikan. Dukungan tersebut menjadi modal krusial dalam pengembangan bakat Shanum di luar bidang akademis dan keagamaan.

Kesempatan dari pihak pesantren membuktikan bahwa aktivitas sebagai santri bukan halangan untuk mengukir prestasi olahraga. Shanum tetap bisa menyalurkan bakatnya di cabang paralayang tanpa mengabaikan kewajiban utamanya di pondok.

Selain pihak pesantren, apresiasi juga ditujukan kepada Pengprov Paralayang Jawa Timur dan FASI Pengurus Paralayang Kabupaten Pacitan. Kedua wadah ini dinilai konsisten memberikan pembinaan dan kesempatan berkompetisi bagi atlet-atlet muda.

Kiprah Shanum di olahraga dirgantara ini sebenarnya telah dirintis sejak masih duduk di sekolah dasar. Ketertarikannya pada dunia penerbangan tumbuh saat ia mulai mempelajari teknik dasar paralayang di tanah kelahirannya, Pacitan.

"Shanum mulai belajar ground handling paralayang di lapangan AURI Pacitan sejak duduk di kelas 4 SD Alam," terang Hari menjelaskan perjalanan awal sang putra-putri di dunia olahraga ekstrem tersebut.

Ketekunan mengasah kemampuan membuat Shanum lolos seleksi atlet FASI Paralayang Pacitan saat berada di kelas 6 SD Alam. Pembinaan berjenjang yang diterimanya sejak dini menjadi pondasi kuat dalam membentuk mental bertandingnya hingga sekarang.

Komitmen tersebut terus terjaga ketika Shanum melanjutkan pendidikan ke SMP Sains Tebuireng Jombang. Statusnya sebagai santri tidak menyurutkan motivasi untuk tetap mengudara dan bersaing di berbagai kejuaraan.

Puncak pencapaian di Kejurda Paralayang Jatim 2026 menjadi bukti nyata grafik penampilannya yang terus menanjak. Hanya dalam kurun waktu dua bulan dari raihan perak di bulan Juli, Shanum berhasil mengonversinya menjadi medali emas pada September ini.

Keberhasilan ini menasbihkan nama Shanum Anjanique sebagai salah satu atlet muda potensial di kancah paralayang Jawa Timur. Sinergi antara ketekunan pribadi, restu keluarga, serta dukungan penuh pesantren menjadi kunci suksesnya memadukan dunia pendidikan santri dan olahraga dirgantara.

Berita Terbaru

KALAM NU Beberkan Kriteria Sekjen PBNU Ideal untuk Dampingi Gus Kikin

KALAM NU Beberkan Kriteria Sekjen PBNU Ideal untuk Dampingi Gus Kikin

Senin, 21 Sep 2026 08:33 WIB

Senin, 21 Sep 2026 08:33 WIB

(KALAM NU) mendorong Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026–2031 untuk segera menetapkan sosok Sekretaris Jenderal (Sekjen)…

Raja Nusantara Berkumpul di Madura Ethnic Carnival 2026, Haji Her Beri Penyambutan Hangat

Raja Nusantara Berkumpul di Madura Ethnic Carnival 2026, Haji Her Beri Penyambutan Hangat

Minggu, 20 Sep 2026 19:50 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 19:50 WIB

Panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam, tidak sekadar menjadi ajang pertunjukan busana…

LBHAM Desak Bupati Jombang Beri Kepastian Hukum Soal Relokasi Pedagang Pasar Ploso

LBHAM Desak Bupati Jombang Beri Kepastian Hukum Soal Relokasi Pedagang Pasar Ploso

Minggu, 20 Sep 2026 14:47 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 14:47 WIB

Lembaga Bantuan Hak Asasi Manusia (LBHAM) mendesak Bupati Jombang untuk memberikan kepastian dan pertanggungjawaban hukum terkait rencana relokasi…

Saat Emil Dardak Sebut Nama Ning Lia di Pengukuhan ICMI Jatim, Bicara Sinergi hingga Indonesia Emas

Saat Emil Dardak Sebut Nama Ning Lia di Pengukuhan ICMI Jatim, Bicara Sinergi hingga Indonesia Emas

Minggu, 20 Sep 2026 06:54 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 06:54 WIB

Suasana Pengukuhan Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Jawa Timur periode 2024–2031 di Gedung Negara Grahadi mendadak riuh…

Ziarah ke Jombang, Budiman Sudjatmiko Telusuri Jejak Pemikiran Mbah Asy’ari hingga Gus Dur

Ziarah ke Jombang, Budiman Sudjatmiko Telusuri Jejak Pemikiran Mbah Asy’ari hingga Gus Dur

Sabtu, 19 Sep 2026 20:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 20:57 WIB

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko melakukan rihlah ziarah ke sejumlah pesantren bersejarah…

Soroti Polemik Merekam di Ruang Publik, DPR Minta UU PDP Tak Dipakai Menakut-nakuti Warga

Soroti Polemik Merekam di Ruang Publik, DPR Minta UU PDP Tak Dipakai Menakut-nakuti Warga

Sabtu, 19 Sep 2026 19:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 19:57 WIB

Perdebatan publik mengenai aktivitas merekam video atau mengambil foto di area terbuka kembali menyeruak seiring berlakunya regulasi privasi secara penuh…