Peringati HUT ke-81 Jatim, Senator Lia Istifhama Tegaskan Pentingnya Pembangunan Humanis
SURABAYA, KlikJOMBANG – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya, Senin (12/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Senator Jatim yang akrab disapa Ning Lia itu menegaskan bahwa Provinsi Jawa Timur merupakan cerminan dari bangunan politik humanis yang kokoh.
Menurutnya, pondasi tersebut harus terus diperkuat melalui kolaborasi kepemimpinan, keberlanjutan program pembangunan, serta keberpihakan yang nyata kepada seluruh lapisan masyarakat.
Ia menilai momentum peringatan hari jadi ini menjadi pengingat penting bahwa indikator kemajuan daerah tidak hanya diukur dari angka pencapaian administratif semata.
Lebih dari itu, keberhasilan pembangunan daerah harus diwujudkan dalam bentuk kesejahteraan yang manfaatnya dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh warga.
Ning Lia menyampaikan bahwa arah pembangunan Jawa Timur merupakan proses historis panjang yang dirintis oleh para pemimpin terdahulu dan wajib dilanjutkan secara konsisten.
Ia pun mendorong agar generasi muda diberikan ruang ekspresi dan inovasi yang lebih luas untuk turut berkontribusi aktif dalam memajukan daerah.
"Semangat Hari Jadi ke-81 ini harus menjadi pijakan untuk bergerak maju, melanjutkan fondasi pendahulu dengan ide baru dan kerja nyata generasi muda," ujar Ning Lia kepada klikjombang.com, Selasa (13/10/2026).
Dalam pandangannya, tata kelola pembangunan yang inklusif harus menyasar berbagai sektor strategis, mulai dari ekonomi perkotaan, sosial keagamaan, hingga pemberdayaan masyarakat desa.
Ning Lia juga memberikan apresiasi terhadap sinergi kepemimpinan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak yang dinilainya responsif serta kolaboratif.
Secara khusus, ia menyoroti sektor pertanian dan ketahanan pangan sebagai tumpuan utama, di mana Jawa Timur memegang peranan vital sebagai penyangga pangan nasional.
Peran strategis tersebut dinilainya sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kemandirian pangan Indonesia secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Oleh karena itu, penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) oleh Pemprov Jatim dinilai sangat tepat untuk mendongkrak produktivitas serta Kesejahteraan para petani.
Namun demikian, ia mengingatkan agar penyediaan sarana produksi pertanian tersebut diimbangi dengan pengawalan program yang berkelanjutan demi dampak jangka panjang.
Di sisi lain, penurunan angka kemiskinan ekstrem serta bertambahnya jumlah desa mandiri di Jawa Timur menjadi capaian positif yang harus terus dipertahankan.
"Pembangunan harus mampu menyatukan seluruh potensi daerah, membuka ruang bagi generasi muda, dan memastikan manfaatnya dirasakan nyata oleh masyarakat," pungkas Ning Lia.
Editor : Redaksi