Plandaan Sabet Gelar Juara Sepak Bola Api HSN 2026 PCNU Jombang Lewat Drama Penalti
JOMBANG, KlikJOMBANG — Tim Kebo Kicak dari MWC NU Plandaan berhasil menyabet gelar juara Turnamen Sepak Bola Api Hari Santri Nasional (HSN) 2026 PCNU Jombang usai memenangi duel sengit lewat drama adu penalti, Selasa (20/10/2026) malam.
Kemenangan dramatis dengan skor 3-2 atas Pasukan MAN 10 dari MWC NU Bandarkedungmulyo tersebut menjadi puncak kemeriahan ajang tahunan yang berlangsung di lapangan parkir Yayasan Pondok Pesantren Darul Ulum, Rejoso, Kecamatan Peterongan, Jombang.
Aturan adu penalti pada olahraga tradisional ini terbilang unik dan menantang, di mana setiap tim diberi lima kali kesempatan mengeksekusi bola api dari jarak empat meter tanpa pengawalan kiper.
Di tengah atmosfer pertandingan yang riuh dan kobaran api yang menyala, para penendang dituntut menjaga konsentrasi serta akurasi sepakan demi mengamankan poin kemenangan.
Skuad Kebo Kicak Plandaan tampil lebih tenang dalam memanfaatkan peluang, hingga akhirnya memastikan posisi teratas dan mengakhiri turnamen yang berlangsung hingga pukul 23.00 WIB tersebut.
Sejak laga pembuka pada pukul 19.30 WIB, kompetisi ini telah menyuguhkan atraksi menarik dari para santri dan kader NU se-Kabupaten Jombang yang piawai mengolah si kulit bundar berapi.
Berbeda dari sepak bola konvensional, tradisi sepak bola api menguji keahlian fisik sekaligus mental pemain dalam mengontrol bola, membaca pergerakan lawan, dan menaklukkan rasa takut pada kobaran api.
Ajang persaingan antartim ini tak sekadar menjadi pembuktian ketangkasan di lapangan, tetapi juga membawa gengsi serta kebanggaan bagi masing-masing pesantren dan MWC NU yang mereka wakili.
Pertemuan antara Kebo Kicak dan Pasukan MAN 10 di babak final pun menjadi tontonan yang paling menyedot perhatian penonton sepanjang gelaran acara.
Berdasarkan hasil akhir turnamen, Pasukan MAN 10 dari MWC NU Bandarkedungmulyo harus puas menempati posisi kedua, disusul PP Mambaul Ma'arif Denanyar di peringkat ketiga dan Jawara Kedawong dari MWC NU Diwek di urutan keempat.
Para pemenang berhak mendapatkan medali serta uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi mereka dalam menyemarakkan Hari Santri Nasional 2026.
Perwakilan Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso sekaligus pengurus PCNU Jombang, KH M. Musta'in Dzul Azmi Dimyathi (Gus Azmi), mengapresiasi tinggi jalinan silaturahmi dan sportivitas yang ditunjukkan seluruh peserta.
Pesan serupa ditegaskan oleh perwakilan kepolisian yang mengimbau para pemain untuk tetap menjaga kerukunan serta persaudaraan, baik di dalam maupun di luar area pertandingan.
Penanggung jawab kegiatan, Abd. Hamid Hamdah, mengaku gembira melihat antusiasme peserta yang membuktikan bahwa tradisi lokal sepak bola api di Kota Santri masih memiliki daya tarik kuat.
"Alhamdulillah, saya merasa gembira karena ternyata para pemain bola api di Kota Santri masih belum padam," tutur Hamid, seraya berharap event ini dapat terus dikembangkan sebagai sarana regenerasi sekaligus daya tarik budaya dan pariwisata Kabupaten Jombang.
Rangkaian acara malam itu pun sukses memadukan semangat kompetisi olahraga dengan misi merawat warisan tradisi leluhur agar tetap lestari di tangan generasi muda.
Editor : Redaksi