Momen Haru Wagub Jatim Emil Dardak Takziah ke Rumah Duka Bu Nyai Machfudhoh di Tambakberas Jombang
Tambakberas, KlikJOMBANG - Suasana duka yang mendalam masih menyelimuti kediaman almarhumah Ibu Nyai Hj. Machfudhoh Aly Ubaid di Ribath Al Lathifiyah 1, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Baca juga: Kabar Duka dari Tambakberas: Bu Nyai Machfudhoh Wafat, Selamat Jalan Sang Pengayom Santri
Sejumlah tokoh nasional hingga pejabat daerah terus berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok ulama perempuan yang dikenal sangat mengayom tersebut.
Di antara para pelayat yang hadir, tampak Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak didampingi sang istri, Arumi Bachsin, beserta jajaran staf Pemprov Jatim.
Kedatangan rombongan Wagub Jatim tersebut disambut hangat oleh pihak keluarga duka, di antaranya Bu Nyai Hj Chisbiyah Wahab, putri almarhumah Ning Ulfa, serta sang menantu Gus Mujib.
Dalam suasana yang penuh keharuan itu, Emil Dardak menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas kepulangan almarhumah ke Rahmatullah.
Ia juga memohon maaf secara langsung kepada keluarga besar pesantren karena baru bisa hadir bertakziah usai menyelesaikan agenda kunjungan kerja resmi di Bali.
"Kami tentu merasa sangat kehilangan sosok Ibu Nyai Machfudhoh, seorang tokoh yang sangat luar biasa," ujar Emil saat memberikan keterangan di rumah duka, kepada KlikJOMBANG, Selasa (6/10/2026).
Emil mengenang almarhumah sebagai figur teladan yang memiliki ketulusan tiada tara dalam mengabdi kepada umat dan dunia pendidikan Islam.
Baca juga: Antisipasi Paceklik Kemarau, Menko Pangan dan Bulog Salurkan Beras Murah di Jombang
Ia mengungkapkan bahwa almarhumah senantiasa konsisten hadir memberikan dukungan moral pada berbagai kegiatan keagamaan maupun sosial kemasyarakatan.
"Di setiap majelis dan kegiatan kemasyarakatan, beliau dalam keadaan apa pun dan di usia yang sudah senior terus hadir memberikan semangat kepada kita yang muda-muda," kenang Emil dengan penuh khidmat.
Suami dari Arumi Bachsin ini juga menegaskan pentingnya bagi generasi penerus untuk menjaga dan melanjutkan nilai-nilai perjuangan almarhumah.
"Tentu kita semua akan terus melanjutkan warisan perjuangan beliau, khususnya dalam memajukan pesantren dan membina umat," tegasnya.
Lebih lanjut, Emil mengakui bahwa dalam mengemban amanah pemerintahan bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, sosok almarhumah memiliki peran spiritual yang sangat penting.
Baca juga: Menko Zulhas di Wisuda UNWAHA Jombang: Lulusan Harus Berani Hadapi 'Sekolah Kehidupan'
"Saya dan Bu Khofifah terus terang banyak terbantu oleh kebersamaan dan arahan beliau dalam mengemban amanah di Jawa Timur," tutur Emil.
Menurut Emil, nasihat serta doa dari almarhumah selalu menjadi penguat moral dalam merumuskan berbagai kebijakan publik yang berpihak pada kemaslahatan masyarakat luas.
"Beliau memberikan semangat untuk kami mengambil kebijakan-kebijakan yang mudah-mudahan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat, pesantren, dan masyarakat," tambahnya.
Tak berselang lama dari kedatangan Wagub Emil, Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah KH Asep Saifuddin Chalim juga tampak hadir bertakziah, setelah sebelumnya berziarah ke makam Pahlawan Nasional KH Wahab Chasbullah dan turut mengikuti doa tahlil hari ketiga di Ndhalem Kasepuhan.
Editor : Redaksi