Becak Listrik 'Sakti' Siap Manjakan Kiai di Muktamar NU
KLIKJOMBANG.COM — Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) secara mengejutkan menyalurkan bantuan sebanyak 200 unit becak listrik gratis bagi para tukang becak di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Penyerahan armada canggih ini dipusatkan di Gedung Serba Guna (GSG) Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, Kamis (13/8/2026), sekaligus untuk memastikan kesiapan operasionalnya.
Program bantuan becak listrik yang bernilai total miliaran rupiah ini diprioritaskan bagi para pengemudi becak manual yang telah lolos tahap verifikasi ketat di lapangan.
Tak hanya untuk mendongkrak produktivitas ekonomi warga lokal, armada ramah lingkungan ini diproyeksikan menjadi pilar utama sistem transportasi selama perhelatan Muktamar ke-35 NU.
Seksi Transportasi Panitia Daerah Muktamar NU sekaligus Ketua Asosiasi Becak Cas (ABC) Jombang, Abdul Hamid Hamdah, mengonfirmasi kesiapan armada ini untuk menyukseskan gelaran akbar tersebut.
Nantinya, ratusan becak listrik ini disiagakan secara khusus untuk mengantar para kiai, masyayikh, dan muktamirin dari titik registrasi menuju tower penginapan hingga ke arena persidangan.
"Layanan transportasi ini gratis bagi peserta bermuka ID card. Becak listrik ini sangat membantu mobilisasi karena arena utama muktamar steril dari kendaraan bermotor," kata Abdul Hamid, dalam keterangannya dikutip Klikjombang.com, Jumat (14/8/2026).
Guna menjaga kelancaran dan ketertiban di area steril, sistem operasional becak akan diatur secara ketat berdasarkan rute-rute khusus yang telah ditentukan oleh panitia.
Baca juga: Sambut Muktamar ke-35 NU, Undar Jombang Buka Penginapan Gratis untuk Penggembira
Para pengemudi becak listrik juga telah dibekali ID card resmi serta menjalani pelatihan mengemudi khusus demi mengutamakan keselamatan dan kenyamanan para tamu kehormatan.
Abdul Hamid mengingatkan seluruh penerima agar memanfaatkan unit tersebut secara bijak untuk bekerja, sekaligus melarang keras segala bentuk pemindahtanganan maupun penjualan unit becak.
Langkah strategis ini mendapat apresiasi langsung dari Ketua Majelis Pengasuh PPBU Tambakberas, KH Hasib Wahab Chasbullah (Gus Hasib).
Gus Hasib menyebut bantuan ini sebagai bentuk perhatian besar dari Presiden Prabowo Subianto terhadap kelancaran agenda NU sekaligus kesejahteraan masyarakat kecil.
Ia menilai keberadaan becak listrik menjadi solusi navigasi paling ideal di tengah terbatasnya dan sempitnya akses jalan di dalam kompleks pesantren.
Penggunaan mobil berukuran besar di kawasan 'kampung muktamar' justru dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan parah dan mengganggu kekhusyukan jalannya persidangan.
"Akses antar-lokasi sekitar 300 meter. Kalau pakai mobil justru mengganggu, jadi becak listrik ini solusi paling tepat untuk melayani para kiai sepuh," tutur Gus Hasib.
Rasa haru dan syukur terpancar kuat dari raut wajah Jamil (70), seorang tukang becak manual asal Dusun Kauman, Desa Ngoro, yang menjadi salah satu penerima manfaat.
"Alhamdulillah dapat becak listrik. Ini sangat membantu saya yang sudah tua, apalagi nanti bisa ikut bantu mengantar tamu-tamu muktamar," ujar Jamil dengan wajah sumringah.
Editor : Redaksi