Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang

Kerja Sama Strategis Pendidikan: Unipdu Jombang dan Konjen India Jajaki Beasiswa S-2 hingga Pengembangan IT

klikjombang.com

Kerja Sama Strategis Pendidikan: Unipdu Jombang dan Konjen India Jajaki Beasiswa S-2 hingga Pengembangan IT

JOMBANG, KlikJOMBANG – Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang terus memperkuat peran strategisnya di kancah internasional melalui penguatan jejaring pendidikan global. Langkah konkret ini diwujudkan lewat agenda nonton bareng (nobar) dan diskusi film inspiratif 3 Idiots bersama Konsul Jenderal (Konjen) India, Mr. He Manoj Bhat, di Ruang Theater Unipdu Jombang, Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan interaktif yang dihadiri civitas akademika tersebut tidak sekadar menjadi ajang literasi sinema, melainkan ruang diplomasi pendidikan yang krusial. Melalui momentum ini, Unipdu dan Pemerintah India secara resmi menjajaki berbagai peluang kerja sama akademis strategis yang berdampak jangka panjang bagi pengembangan mutu perguruan tinggi.

Pemutaran film 3 Idiots dipilih lantaran sarat akan pesan filosofis mengenai dunia akademik, pentingnya inovasi, hingga pengembangan potensi diri secara bebas dan kritis. Para mahasiswa diajak memahami bahwa esensi pendidikan sejatinya adalah proses mencerahkan, mendorong keberanian meraih cita-cita, serta mengasah bakat sesuai dengan keahlian masing-masing.

Rektor Unipdu Jombang, HM Zulfikar As’ad, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran perwakilan diplomatik India tersebut. Pria yang akrab disapa Gus Ufik itu menegaskan bahwa kunjungan Konjen India menjadi ruang edukatif yang sangat berharga bagi mahasiswa untuk menyerap wawasan global secara langsung.

"Kami sangat mengapresiasi kehadiran Mr. He Manoj Bhat di Unipdu Jombang. Kehadiran beliau menjadi kesempatan emas bagi para mahasiswa untuk mendapatkan ilmu, pengalaman, serta wawasan baru, khususnya mengenai perkembangan pendidikan dan peluang studi di India," ujar Gus Ufik, Sabtu (24/10/2026).

Ketua Umum Asosiasi Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (ARSINU) Pusat tersebut menekankan bahwa forum silaturahmi ini harus ditindaklanjuti secara berkelanjutan. Ia menaruh harapan besar agar silaturahmi lintas negara ini menjadi fondasi awal dalam membangun kemitraan akademis yang lebih solid, formal, dan komprehensif.

"Semoga pertemuan ini menjadi awal yang baik bagi terjalinnya kerja sama akademik antara Unipdu Jombang dan Pemerintah India. Kami berharap ke depan ada peluang kolaborasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, maupun pengembangan kapasitas institusi secara berkelanjutan," tuturnya.

Lebih lanjut, Gus Ufik menilai dialog interaktif ini efektif dalam memperluas cakrawala berpikir mahasiswa mengenai lanskap pendidikan internasional. Kehadiran figur diplomatik negara sahabat dipandang mampu memantik motivasi para santri dan mahasiswa untuk berani bersaing di tingkat global.

"Semoga kegiatan semacam ini menjadi pintu masuk bagi kolaborasi yang lebih konkret, mulai dari pertukaran wawasan akademik hingga peluang studi lanjut bagi mahasiswa. Dengan terbukanya komunikasi ini, mahasiswa diharapkan makin termotivasi untuk terus mengembangkan kapasitas diri," jelas Rektor Unipdu tersebut.

Senada dengan hal itu, Wakil Rektor Unipdu Jombang, Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans), menjelaskan bahwa kunjungan Konsul Jenderal Kehormatan India untuk Surabaya tersebut memiliki orientasi strategis, termasuk pengisian materi stadium general guna mempererat hubungan diplomatik kedua negara di sektor pendidikan dan teknologi.

Gus Hans mengungkapkan, pihak Konjen India melayangkan sinyal positif untuk memfinalisasi Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) resmi yang nantinya disaksikan langsung oleh Duta Besar India. Kerja sama ini mencakup alokasi program beasiswa jenjang Magister (S-2) hingga pelatihan singkat (short course) bagi para tenaga pendidik.

"Mr. Manoj menyampaikan komitmen untuk menindaklanjuti MoU antara Unipdu dan Konjen India. Salah satu poin utamanya adalah pemberian beasiswa S-2 bagi lulusan Unipdu dengan standar kualifikasi bahasa Inggris yang ditentukan, serta pengiriman dosen Unipdu untuk mengikuti short course di India," ungkap Gus Hans.

Pemilihan India sebagai mitra strategis, menurut Gus Hans, didasari oleh realitas bahwa negara tersebut merupakan salah satu pusat inovasi Teknologi Informasi (IT) terbesar di dunia. Banyak pakar serta korporasi IT multinasional bereputasi global lahir dan berkembang dari India.

Oleh karena itu, Unipdu memosisikan kerja sama ini sebagai langkah antisipatif untuk memberikan akses penuh bagi para alumni, khususnya dari disiplin ilmu IT, agar mampu bersaing dan memiliki jejaring karir internasional di masa depan.

Mengenai esensi pemutaran film 3 Idiots, Gus Hans menuturkan bahwa karya tersebut menyimpan kritik membangun serta nilai filosofis mendalam tentang konsep pendidikan modern. Pendidikan hendaknya berorientasi pada pembebasan berpikir, bukan sekadar hafalan dogmatis yang terkungkung oleh aturan kaku.

"Film ini mengajarkan konsep pendidikan yang mencerahkan. Tadi Mr. Manoj juga menyampaikan bahwa sistem pendidikan modern harus selalu disesuaikan dengan perkembangan zaman, berfokus pada peningkatan pemahaman substansial, dan bukan sekadar hafalan tekstual," jelasnya.

Sementara itu, Konjen India, Mr. He Manoj Bhat, mengaku bangga dan terkesan dapat berdialog langsung dengan mahasiswa Unipdu Jombang. Ia secara terbuka membuka pintu bagi para mahasiswa Unipdu yang berkeinginan melanjutkan jenjang pendidikan perguruan tinggi ke India melalui skema beasiswa.

"Saya sangat bangga bisa hadir di Unipdu Jombang dan berbagi pengalaman bersama mahasiswa. Saya berharap interaksi ini dapat membuka wawasan mereka mengenai potensi besar pendidikan di India, termasuk berbagai peluang beasiswa studi lanjut," kata Manoj Bhat.

Ia menambahkan bahwa India memiliki keunggulan kompetitif yang sangat menonjol di bidang Teknologi Informasi dan Ilmu Kesehatan. Dua sektor unggulan tersebut diharapkan dapat menjadi destinasi prioritas bagi mahasiswa Indonesia untuk memperdalam kepakaran dan meningkatkan daya saing global.

"India memiliki berbagai peluang pendidikan unggulan, terutama di bidang IT dan kesehatan. Mahasiswa Unipdu dapat menjadikan India sebagai pilihan utama untuk melanjutkan studi sekaligus memperluas pengalaman akademis di tingkat internasional," pungkas Manoj Bhat.

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru