Pameran Seni Lukis

Peringati Hari Jadi ke-81 Jatim, Lia Istifhama Dorong Penguatan Ekosistem Seni dan Budaya

Reporter : Redaksi

Peringati Hari Jadi ke-81 Jatim, Lia Istifhama Dorong Penguatan Ekosistem Seni dan Budaya

SURABAYA, KlikJOMBANG – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menghadiri Pameran Seni Lukis yang digelar di Gedung DPRD Jawa Timur, Jalan Indrapura, Surabaya, Senin (12/10/2026).

Baca juga: Ning Lia Apresiasi Transmigrasi Berbasis Usulan Daerah dan Ekonomi Komunal

Kegiatan tersebut berlangsung di sela-sela Rapat Paripurna Istimewa Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang dihadiri berbagai elemen pejabat dan tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, wanita yang akrab disapa Ning Lia itu meluangkan waktu untuk menyapa para perupa dan mengapresiasi langsung karya-karya seni yang dipajang.

Kehadiran Senator Jatim ini menjadi simbol dorongan moril bagi para seniman lokal agar terus produktif dalam melestarikan nilai-nilai kebudayaan daerah.

"Keren banget, terus berkarya ya," ujar Ning Lia saat berdialog singkat dengan salah satu pelukis, Lely, sembari mengamati hasil karyanya dikutip klikjombang.com, Selasa (13/10/2026).

Menurut Ning Lia, karya seni merupakan cerminan identitas daerah, rekam jejak sejarah, serta aset potensi masyarakat Jawa Timur yang memerlukan ruang ekspresi secara berkelanjutan.

Di antara jajaran karya yang dipamerkan, perhatian Ning Lia tertuju pada lukisan dua tokoh besar pendiri bangsa, yakni KH Hasyim Asy'ari dan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Ia menyebutkan bahwa kedua tokoh Nahdlatul Ulama tersebut memiliki sumbangsih besar dalam meletakkan fondasi kebangsaan, keislaman, serta nilai-nilai kemanusiaan.

Baca juga: Gerai KDKMP Mulai Beroperasi Bulan Ini, Senator Lia Istifhama Puji Terobosan Menko Pangan Zulhas

Sosok Gus Dur, lanjutnya, memberikan keteladanan mendalam mengenai toleransi, kesetaraan hak, dan pemikiran progresif dalam merawat keberagaman masyarakat.

Visi humanis yang diteladankan Gus Dur dinilai sangat relevan dengan komitmen pembangunan Jawa Timur yang berkeadilan dan inklusif.

"Pemikiran Gus Dur yang menempatkan kemanusiaan sebagai nilai utama sangat relevan untuk membangun Jawa Timur yang inklusif dan berkelanjutan," tutur Ning Lia.

Ia menambahkan bahwa kemajuan suatu daerah tidak boleh hanya ditakar dari pembangunan infrastruktur fisik dan indikator pertumbuhan ekonomi semata.

Lebih dari itu, keberhasilan pembangunan juga diukur dari sejauh mana pemerintah memberikan penghormatan terhadap hak berkarya dan pengembangan potensi sumber daya manusia.

Baca juga: Cara Unik Senator Ning Lia Dukung Timnas Garuda, Boyong Euforia Tebak Skor hingga Berbaur di Kompleks GBK

Melalui pameran seni ini, Ning Lia berharap generasi muda dapat memetik pesan moral serta ingatan kolektif yang tersirat dalam setiap goresan kanvas para seniman.

Momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur pun diharapkan menjadi pemicu penguatan sinergi antara pelaku seni, akademisi, komunitas, dan pemerintah daerah.

Ning Lia menegaskan, konsep pembangunan daerah yang berkarakter politik humanis membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh lapisan elemen masyarakat tanpa terkecuali.

Mengakhiri keterangannya, ia juga mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak yang dinilainya konsisten menerapkan pola kepemimpinan kolaboratif dan inklusif.

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru