Kokoon Hotel Banyuwangi

Mengenal Karakter Kopi Nusantara Lewat Coffee Lab Kopipedia di Kokoon Hotel Banyuwangi

Reporter : Redaksi

Mengenal Karakter Kopi Nusantara Lewat Coffee Lab Kopipedia di Kokoon Hotel Banyuwangi

BANYUWANGI, KLIKJOMBANG – Memahami karakter secangkir kopi kini tidak lagi sebatas tentang mengejar cita rasa manis atau pahit di lidah. Lebih dari itu, setiap seduhan menyimpan cerita panjang mengenai asal-usul biji, profil tanah tempatnya tumbuh, proses pengolahan pascapanen, hingga teknik penyeduhan yang digunakan.

Baca juga: Perkuat Pendidikan Karakter, MTsN 3 Jombang Gandeng BDK Surabaya Latih 80 Pelopor Kurikulum Berbasis Cinta

Mencermati tingginya antusiasme pecinta kopi, Kokoon Hotel Banyuwangi menghadirkan program edukasi interaktif bertajuk Coffee Lab Kopipedia. Inovasi ini mengajak para tamu dan wisatawan untuk menyelami lebih dalam karakter kekayaan kopi Nusantara, khususnya hasil perkebunan lokal di Banyuwangi.

Dalam program Coffee Lab Kopipedia, pengelola telah menyiapkan 12 pilihan biji kopi (coffee beans) kurasi terbaik. Pilihan tersebut disajikan khusus untuk memberikan pengalaman cupping serta edukasi cita rasa yang autentik bagi para pengunjung.

Dari belasan varian yang disajikan, sebanyak 11 pilihan biji kopi dipetik langsung dari perkebunan lereng pegunungan Kalibaru dan Gombengsari, Banyuwangi. Sementara itu, satu varian biji kopi pilihan lainnya didatangkan langsung dari dataran tinggi Gayo, Aceh.

Kehadiran ragam varian dari wilayah geografis yang berbeda ini memberikan kesempatan bagi tamu untuk membandingkan karakter aroma dan rasa secara langsung. Keunggulan kopi Kalibaru dan Gombengsari pun menjadi sorotan utama guna mengangkat potensi komoditas lokal ke tingkat nasional.

Daya tarik utama Coffee Lab Kopipedia terletak pada fleksibilitas eksplorasi penyeduhan yang ditawarkan. Para tamu dibebaskan memilih satu jenis biji kopi favorit untuk disajikan menggunakan enam metode penyeduhan (brewing) sekaligus.

Adapun enam teknik brewing yang dapat dieksplorasi meliputi V60, tubruk tradisional, French press, siphon, Vietnamese drip, hingga teknik cold brew. Setiap metode ini terbukti memberikan ekstrak dan profil rasa yang sangat unik.

Langkah ini membuktikan bahwa penggunaan biji kopi yang sama dapat melahirkan sensasi seduhan yang bertolak belakang. Perubahan teknik penyeduhan secara nyata memengaruhi tingkat keharuman (aroma), ketebalan rasa (body), hingga kesan akhir di tenggorokan (aftertaste).

Baca juga: Mengenal Nizar Luthfi Jauhari: Kader Intelektual Organik yang Menatap Kursi Ketua PMII Surabaya

General Manager Kokoon Hotel Banyuwangi, Weni Kristanti, menjelaskan bahwa Coffee Lab Kopipedia dirancang untuk memberikan nilai tambah pada pengalaman menginap para tamu. Pihaknya berkomitmen memperkenalkan potensi komoditas sekitar secara edukatif.

“Melalui Coffee Lab Kopipedia, kami ingin memberikan pengalaman yang lebih dari sekadar menikmati kopi. Kami ingin tamu dapat mengenal kopi yang berasal dari wilayah sekitar Banyuwangi, sekaligus memahami bahwa setiap kopi memiliki karakter yang berbeda,” kata Weni dalam keterangannya kepada klikjombang.com, Kamis (8/10/2026).

Ia menambahkan, variasi biji kopi dan teknik brewing yang ditawarkan diharapkan mampu meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kualitas kopi lokal. Edukasi ini dinilai penting untuk memperkuat identitas kebudayaan kopi Nusantara.

Langkah inovatif ini sejalan dengan komitmen Kokoon Hotel Banyuwangi dalam mengangkat kearifan lokal. Mengingat Gombengsari dan Kalibaru telah lama dikenal sebagai sentra penghasil kopi terbaik di Banyuwangi, hotel ini menjadi wadah strategis untuk menjangkau wisatawan yang lebih luas.

Senada dengan hal tersebut, FB Manager Kokoon Hotel Banyuwangi, Distira Yudha, menyampaikan bahwa interaksi selama proses penyeduhan menjadi nilai jual utama dari aktivasi edukasi ini.

Baca juga: LBHAM Soroti Relokasi Pedagang Pasar Ploso ke Terminal: Harus Ada Dasar Hukum dan Kepastian Hak

“Hal yang menarik adalah tamu dapat menggunakan satu jenis coffee bean dan mencoba enam metode brewing yang berbeda. Kami juga memberikan edukasi selama prosesnya, sehingga pengalaman ini bukan hanya tentang minum kopi, tetapi juga memahami proses di balik secangkir kopi,” terang Distira.

Eksplorasi ini menjadi sarana belajar yang ideal bagi penikmat kopi berpengalaman maupun masyarakat umum. Bagi pemula, perbedaan hasil dari enam metode brewing menjadi pemahaman dasar yang intuitif bahwa kelezatan kopi ditentukan pula oleh kepiawaian penyeduhnya.

Saat ini, Coffee Lab Kopipedia telah dapat dinikmati oleh seluruh tamu sebagai fasilitas unggulan dalam mengenal keanekaragaman kopi Nusantara secara langsung di Kokoon Hotel Banyuwangi.

Sebagai informasi, Kokoon Hotel Banyuwangi berjarak 15 menit dari Bandara Internasional Banyuwangi dan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti kamar berornamen khas, ballroom, rooftop lounge, hingga pemandangan indah Gunung Ijen dan Selat Bali.

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru