PPPA

Menteri PPPA Arifah Raih Apresiasi Perempuan Berbakti, Ning Lia Sebut Sosok Menginspirasi

Reporter : Redaksi

Menteri PPPA Arifah Raih Apresiasi Perempuan Berbakti, Ning Lia Sebut Sosok Menginspirasi

JAKARTA, KlikJOMBANG — Kabar membanggakan datang dari panggung kepemimpinan perempuan nasional atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Hj. Arifatul Choiri Fauzi. Tokoh nasional yang juga menjabat sebagai Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU ini resmi menerima penghargaan bergengsi Perempuan Berbakti 2026.

Baca juga: Poros Muda NU Sebut Ning Lia Politisi Fenomenal, Dinilai Layak Maju Pilgub Jatim 2029

Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan nyata atas dedikasi dan konsistensi Arifah dalam mendorong pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak di Indonesia. Kiprah panjangnya dalam ruang publik dinilai memberikan kontribusi konkret bagi kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara.

Apresiasi tinggi turut mengalir dari berbagai pihak, salah satunya dari Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama. Senator yang akrab disapa Ning Lia ini menyampaikan ucapan selamat sekaligus rasa bangganya atas capaian yang diraih oleh Menteri PPPA tersebut.

Ning Lia menilai apresiasi Perempuan Berbakti 2026 merupakan pengakuan atas dedikasi tanpa henti perempuan Indonesia dalam memberikan dampak positif. Menurutnya, kontribusi tersebut sangat terasa baik di lingkungan perusahaan, komunitas, maupun dalam skala nasional.

Dalam penganugerahan tersebut, Arifah sukses menyabet penghargaan pada kategori Women of Excellence in Inspirational Leadership for the Nation. Penghargaan bergengsi ini diselenggarakan secara resmi oleh lembaga independen Corporate Forum for CSR Development.

“Selamat kepada Ibu Hj. Arifah Choiri Fauzi atas penghargaan Perempuan Berbakti 2026. Semoga penghargaan ini semakin menguatkan langkah dan pengabdian untuk perempuan, keluarga, masyarakat, dan negeri,” kata Ning Lia memberikan apresiasi.

Menurut Senator asal Jawa Timur ini, penganugerahan terhadap figur-figur perempuan inspiratif tidak sekadar menjadi ajang seremoni atau bentuk apresiasi biasa. Lebih dari itu, penghargaan ini memiliki nilai strategis sebagai pendorong semangat bagi kaum perempuan di seluruh pelosok negeri.

Ia meyakini bahwa pengakuan semacam ini dapat menjadi pemantik agar makin banyak perempuan yang berani mengambil peran aktif di ruang publik. Melalui peran strategis tersebut, perempuan dapat menebarkan kemanfaatan yang lebih luas bagi lingkungan masing-masing.

Peran aktif perempuan di berbagai sektor kehidupan dinilai kian krusial di tengah tantangan zaman yang makin kompleks. Ning Lia menekankan bahwa agenda besar pemberdayaan perempuan membutuhkan kerja bersama yang solid dan terintegrasi dari berbagai elemen bangsa.

Baca juga: Menjelajah Senayan dari Jawa Timur: Jejak Dua Tahun Ning Lia Menenun Aspirasi Daerah

Sinergi berkelanjutan ini harus terjalin erat antara pemerintah, organisasi masyarakat, dunia usaha, komunitas, hingga lingkup terkecil yaitu keluarga. Tanpa adanya kolaborasi lintas sektor, upaya menciptakan kemandirian perempuan tidak akan berjalan secara maksimal.

Dalam berbagai kesempatan resmi, Menteri PPPA Arifah Fauzi juga konsisten menegaskan pentingnya posisi perempuan sebagai agen perubahan (agent of change). Ketika membuka agenda Women's Inspiration Award 2026 beberapa waktu lalu, ia mengingatkan pentingnya peran strategis tersebut.

Arifah menekankan bahwa perempuan memegang kunci penggerak perubahan yang dapat dimulai dari skala terkecil di lingkungan keluarga. Dari fondasi keluarga yang kuat inilah, dampak positif akan terus meluas hingga memberi pengaruh besar bagi masyarakat dan negara.

Pencapaian penghargaan ini makin mempertegas rekam jejak kepemimpinan Arifah yang kian solid di tingkat nasional. Selain mengemban amanah sebagai menteri di Kabinet Merah Putih, ia juga dipercaya memimpin organisasi keagamaan perempuan terbesar di tanah air.

Arifah terpilih sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU periode 2025–2030 dalam Kongres XVIII Muslimat NU yang digelar di Surabaya pada Februari 2025 lalu. Kepercayaan ini membuktikan kapasitas kepemimpinannya yang diakui secara luas oleh masyarakat luas dan jamaah.

Baca juga: Membumikan PPHN: Langkah Senator Ning Lia Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Bagi Ning Lia, momentum penghargaan ini harus dijadikan titik pijak untuk terus memperkuat jaringan kolaborasi antarperempuan di berbagai sektor pembangunan. Saling mendukung dan menguatkan menjadi kunci utama agar perempuan Indonesia dapat makin berdaya secara merata.

“Semoga menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia untuk terus berkarya, berdaya, dan memberikan manfaat. Pengabdian yang dilakukan dengan tulus akan selalu menemukan jalannya untuk memberikan dampak yang lebih luas,” ujar Ning Lia menambahkan.

Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian PPPA di bawah kepemimpinan Arifah terus memacu agenda strategis pemberdayaan perempuan di seluruh wilayah Indonesia. Kementerian fokus menciptakan ruang yang aman dan responsif gender melalui keterlibatan aktif pemerintah, dunia usaha, masyarakat, serta media massa.

Penghargaan Perempuan Berbakti 2026 ini diharapkan menjadi suntikan energi baru bagi seluruh perempuan Indonesia untuk tidak ragu mengambil peran kepemimpinan. Langkah nyata dan komitmen bersama diyakini mampu menghadirkan perubahan positif yang berkelanjutan bagi kemajuan bangsa.

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru