Anggota Komisi III DPR RI

Menembus Batas Dapil: Aksi Kepedulian Anggota Komisi III DPR Jenguk Warga Sakit di Malang

Reporter : Redaksi
Slamet Ariyadi saat menjenguk ibunda Abd. Aziz di Kota Malang, dok.pribadi

Menembus Batas Dapil: Aksi Kepedulian Anggota Komisi III DPR Jenguk Warga Sakit di Malang

MALANG, KlikJOMBANG — Batas wilayah administratif daerah pemilihan (dapil) idealnya tak boleh mengikis rasa kemanusiaan seorang wakil rakyat. Prinsip ini dibuktikan nyata oleh legislator muda Komisi III DPR RI, Slamet Ariyadi, saat meluangkan waktu berkunjung ke Kota Malang, Jawa Timur.

Baca juga: PTPN I Regional 5 Salurkan 3.000 Liter Air Bersih Per Hari untuk Warga Terdampak Kekeringan di Malang

Di sela agenda kerjanya yang padat di Jawa Timur, Slamet memilih menyambangi kediaman advokat Abd. Aziz di Gubuk Progresif. Kunjungan hangat ini menjadi bukti bahwa kepedulian seorang anggota dewan mampu melintasi batas geografis konstituennya.

Kehadiran politisi muda tersebut dilakukan usai menghadiri agenda Yayasan Yasmine Indonesia Maju. Acara itu juga dihadiri mantan Rektor UIN Maliki Malang M. Zainuddin serta mantan Rektor Universitas Brawijaya Muhammad Bisri.

Slamet tiba didampingi jajaran tenaga ahlinya dan disambut langsung oleh sang tuan rumah di teras pustaka. Area ini dikenal sebagai ruang diskusi progresif bagi para aktivis pergerakan lintas generasi di Kota Malang.

Tuan rumah yang disambanginya, Abd. Aziz, merupakan sosok advokat senior sekaligus Ketua Umum DPP Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK). Namanya dikenal luas dalam dunia hukum nasional berkat berbagai rekam jejak pembelaan perkara yang presisi.

Kedatangan legislator DPR membidangi hukum dan HAM ini bukan tanpa alasan. Selain menjalin tali silaturahmi, kehadiran Slamet juga didasari niat tulus untuk menjenguk Ibunda Aziz, Ibu Murahya, yang tengah terbaring sakit.

Begitu menginjakkan kaki di ruang perawatan rumah, Slamet yang kini juga menjabat Ketua Umum PB IKA PMII tak ragu langsung mencium tangan wanita berusia 68 tahun tersebut dengan penuh takzim.

Sambil duduk santai di samping tempat tidur, politisi kelahiran Sampang ini memanjatkan doa khusyuk demi kesembuhan sang ibu. Ia memberikan dorongan moral agar Ibu Murahya tetap optimistis menjalani proses pemulihan.

"Ummi, semoga lekas sembuh nggih. Allah yang memberi ujian, Allah pula yang akan mendatangkan kesembuhan," tutur alumni Universitas Trunojoyo Madura dan Universitas Nasional Jakarta tersebut dengan nada penuh empati.

Aksi simpati ini mengundang keharuan keluarga. Dari balik pembaringan, Ibu Murahya turut melayangkan doa tulus agar tugas legislasi dan pengabdian Slamet Ariyadi sebagai wakil rakyat senantiasa diberi kelancaran.

Bagi masyarakat Madura di Dapil Jawa Timur XI, aksi sosial politisi PAN ini memang bukan hal baru. Namun, kepeduliannya yang menembus hingga luar dapil menegaskan konsistensinya dalam merawat nilai-nilai kemanusiaan.

Usai menjenguk, suasana berganti menjadi diskusi hangat di teras rumah. Sambil menikmati sajian Tani Madjoe—minuman rempah khas Nusantara—pembahasan mengalir tajam mengenai arah gerakan organisasi alumni PMII.

Sebagai Ketua Umum PB IKA PMII bersama Sudarto, Slamet bertukar pikiran dengan Aziz yang juga menjabat salah satu ketua di kepengurusan tingkat pusat organisasi aktivis mahasiswa tersebut.

Diskusi gayeng yang berlangsung sekitar dua jam itu menyoroti optimalisasi potensi alumni PMII. Jaringan luas akademisi, ulama, hingga praktisi dinilai perlu disinergikan demi kontribusi nyata bagi bangsa.

Slamet menegaskan bahwa IKA PMII butuh visi strategis agar transformasi organisasi, penguatan jaringan, dan gerakan sosial dapat berjalan seiring dengan perubahan zaman yang makin cepat.

Pertemuan bermakna ini ditutup dengan santap malam bersama sebelum Slamet berpamitan melanjutkan agenda berikutnya. Aziz menyampaikan apresiasi mendalam atas waktu dan doa yang diberikan untuk ibundanya.

"Terima kasih sudah mampir dan mendoakan Kanjeng Ummi. Teruslah jadi wakil rakyat yang merakyat, agar selalu dicintai dan menjaga kepercayaan masyarakat," pungkas Aziz mengakhiri kunjungan hangat malam itu.

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru